Batombe Tradisi Berpantun ala Sumatera Barat

Advertisement

Siapa yang suka dengan pantun? Maka ini adalah petunjuk bahwa kamu harus mengikuti tradisi ini! Tradisi Batombe, Yaitu tradisi berpantun ala masyarakat Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batanghari, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat.

Tradisi Batombe

Batombe diawali dengan pembacaan pantun pembukaan oleh seorang datuk. Para pemain lalu memasuki arena dan membuat lingkaran. Pemain terdiri dari 10 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. 12 di antaranya bergerak menari membentuk garis lingkaran. Sementara 1 lainnya menari di dalam lingkaran. Kesenian Batombe diiringi dengan irama musik yang ceria.

Pantun yang didendangkan merupakan ungkapan perasaan dan cerita perjalanan hidup seperti cinta, sedih, semangat dan lain-lain. Pantunnya mengandung kata kiasan dan melepaskan hasrat hati.

(Sumber : GPS Wisata Indonesia)

Sejarah Batombe

Kesenian ini tercipta dari sebuah ketidaksengajaan. Sejarah dari Batombe terkait kuat dengan tradisi pembangunan rumah gadang. Dulu lingkungan disana masih terbilang penuh ancaman. Karena satwa liar juga cuaca yang tidak bersahabat. Maka dari itu, Masyarakat Nagari Abai membangun rumah yang akan ditempati bersama-sama.

Dalam proses pembangunan Rumah Gadang tersebut, terciptalah kesenian Batombe yang ditujukan untuk memotivasi para pria dewasa agar kembali bersemangat dalam menebang pohon setelah makan siang.

Tata Busana

Pakaian yang digunakan adalah pakaian adat khusus menyerupai pakaian Randai atau Silat. Namun, pakaian ini memiliki motif pada lengan baju yang disulam dengan benang emas, warna pakaian pun diciptakan lebih bervariasi.

Celana yang digunakan menyerupai sarung dengan dirancang lebih besar di bagian paha. Mereka juga menggunakan ikat kepala berwarna kuning keemasan, lalu pada area pinggang dihiasi dengan sehelai kain bersulam benang emas.

Alat musik pengiring Batombe

Tradisi ini biasanya diiringi dengan 3 macam alat musik yaitu  rabab, gandang, dan talempong.

Alat musik pengiring akan diperdengarkan selama pertunjukan batombe berlangsung. Alat musik pengiring akan dimainkan oleh beberapa orang tua maupun muda-mudi yang mampu memainkan alat musik tradisional

Tempat Pertunjukkan

Pertunjukkan Batombe biasanya diadakan di rumah gadang pada bagian pangkal atau di pertengahan ruangan yang menjadi pembatas ujung dan pangkal ruangan di rumah gadang. Namun, biasanya hal itu diserahkan sepenuhnya kepada para pemain.

Penulis: Adithia Risma Rara Putri, Universitas Brawijaya, Peserta Magang GenPinas 2021

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here