Asia Africa Festival Pertunjukan Dua Benua untuk Merayakan Satu Peristiwa

Sumber Foto: instagram/nandawperdana

Asia Africa Festival merupakan acara yang rutin setiap tahun dilaksanakan di Kota Kembang untuk memperingati peristiwa bersejarah Konferensi Asia Afrika pada tanggal 18-24 April 1955. Konferensi ini bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dunia dan kerjasama internasional, serta memperoleh hak untuk merdeka dari berbagai tekanan kolonialisme dan imperealisme. Diikuti oleh 29 negara-negara di Asia Africa yang baru memperoleh kemerdekaan, hubungan diplomasi tersebut menghasilkan Dasasila Bandung yang menandai komitmen bersama negara-negara Asia Afrika untuk menghormati hak asasi manusia dan kedaulatan masing-masing negara serta meningkatkan jalinan kerja sama antarnegara khususnya negara di Asia Africa.

Asia Africa Festival rutin digelar setiap tahunnya oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai bentuk untuk memperingati Konferensi Asia Africa. Selain itu juga acara ini termasuk kedalam Calender Of Event, sebuah agenda atau program strategis dari Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan destinasi pariwisata melalui events untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk tetap berwisata di Indonesia.

Setiap tahun event ini selalu menghadirkan tema-tema yang berbeda dan juga pembaruan dalam eventnya. Seperti Asia Africa Festival 2019 yang digelar oleh Pemerintah Kota Bandung selama dua hari yaitu pada tanggal 29-30 Juni 2019 mengusung tema “Culture for The World”, menghadirkan beragam acara yang meriah seperti karnaval, gelaran seni budaya, hinga hiburan musik. Hal tersebut dilakukan untuk meningatkan rasa solidaritas antar negara di Asia Africa. Asia Africa Festival 2019 dimeriahkan oleh partisipasi dari 19 perwakilan negara sahabat di wilayah benua Asia dan Afrika dan 15 perwakilan Kota/Kabupaten di Indonesia.

Sumber Foto: instagram/fotosilo

Asia Africa Festival 2019 diawali dengan kegiatan jalan santai dari Pendopo Kota Bandung menuju Palestine Walk yang berada di depan Alun-Alun Kota Bandung bertajuk “Palestine Solidarity Walk”, sebagai bentuk dukungan negara di Asia Africa untuk mendorong kemerdekaan Palestina, dan berakhir di Museum Konferensi Asia Afrika. Pihak yang terlibat hadir dalam kegiatan tersebut adalah para Duta Besar negara di Asia Afrika, termasuk para jajaran pejabat daerah Kota/Kabupaten di Indonesia. Negara yang turut antara lain Jepang, Maroko, Zimbabwe, Myanmar, dan Palestina.

Setelah acara jalan santai dilakukan, puncak acara Asia Africa Festival 2019 langsung dimulai. Ribuan peserta karnaval seni dan budaya dari penjuru nusantara dan berbagai negara di Asia Afrika menjadi daya tarik dan memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang menyaksikan.  Masing-masing peserta karnaval mempresentasikan seni budaya dan tradisinya menggunakan kostum yang mereka pakai. Seperti Arak-Arakan Mikoshi (budaya Jepang), Seni Badawang (Kabupaaten Bandung Barat), Barongan (Kota Blitar), dan masih banyak lagi seni budaya yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Sumber Foto: instagram/hotelcapsule

Kemeriahan Asia-Africa Festival masih berlanjut hingga malam hari, ditemani oleh “Bandung Legend” sebuah grup kolaborasi musik dari Teddy Rif, Mplay Utopia, dan Yukie Pass Band siap menemani para wisatawan untuk bernostalgia bersama. Setelah seharian asik dengan kemeriahan acara jangan lupa untuk mengisi tenaga dengan menikmati kuliner yang telah disajikan di Asia Africa Gegrafic dan Food market, disana kita bisa memilih berbagai macam kuliner yang tentunya murah meriah.

Ditulis Oleh :Miftahudin Mulfi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kelompok 10 Internship Generasi Pesona Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here