Pulau Lihaga, Surga Kecil di Likupang Sulawesi Utara

Sulawesi Utara merupakan salah satu provinsi yang dianugrahi pulau-pulau kecil yang kaya akan keindahan alam khususnya paronama bawah lautnya. Nah, berbicara mengenai pulau yang ada di Sulawesi Utara, pasti yang terlintas di benak sebagian orang yaitu Pulau Bunaken. Tak mengherankan sih, keindahan bawah laut Pulau Bunaken memang sudah mengantero di dalam negeri maupun mancanegara. Namun, selain Pulau Bunaken masih banyak juga lho pulau lainnya yang menarik untuk dieksplorasi.

Salah satu pulau yang indah nan menawan yakni pulau Lihaga yang berada di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara. Oiya, Likupang ini merupakan salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas yang di tetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Potensi keindahan alamnya sungguh patut untuk dikunjungi, diantaranya Pulau Lihaga.

Pulau Lihaga merupakan pulau yang tak berpenghuni yang masih perawan, keasriannya pun masih terjaga. Pulau kecil bak serpihan surga ini memiliki luas 8 hektare. Hijaunya pepohonan, kejernihan perairannya yang berwarna hijau toska, serta pasir putih nan lembut macam tepung yang membentang di garis pantai menjadikan pulau ini sungguh cantik nan eksotis. Tak hanya itu, ombak yang cukup tenang, beragam terumbu karang serta kaya akan biota laut menjadikan pulau ini sebagai salah satu spot snorkling dan diving terfavorit. Tak heran bila para wisatawan ingin berlama-lama di pulau ini.

Dikarenakan Pulau Lihaga tak berpenghuni, fasilitasnya pun masih minim, sobat. Nah, apabila ingin mengabiskan waktu dengan bermalam di pulau ini, kamu harus membawa tenda dan juga perlengkapan lainnya yang dibutuhkan selama berkemah! Sebab, ketika sudah berada di sana, kamu tidak akan menjumpai akomodasi penginapan ataupun warung makan. Meskipun demikian, saat di sana tetap jaga kebersihan yaa!

Untuk menuju ke Pulau Lihaga bila dari Manado, kamu akan membutuhkan waktu tempuh selama 2 jam perjalanan menuju pelabuhan Serai, Likupang Barat. Selama di perjalanan, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan perbukitan hijau yang sejuk di dipandang serta rumah-rumah penduduk sekitar. Sesampainya di pelabuhan, dilanjutkan perjalanan dengan menggunakan speed boat, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 30 menit saja bila ombak dan cuacanya mendukung.


Ada dua jenis kapal bermotor yang disewakan di sana. Tarif untuk menyewa kapal bermotor dengan kapasitas penumpang maksimal 15 orang, kamu akan merogoh kocek sekitar Rp100 ribu. Namun, apabila kamu berkunjung secara rombongan lebih dari 20 orang, kamu bisa menyewa kapal dengan tarif sebesar Rp800 ribu hinga Rp1 juta. Sedangkan untuk tiket masuk, wisatawan lokal akan dikenakan biaya sebesar Rp50 ribu dan Rp100 ribu bagi wisatawan mancanegara.

Supaya mempermudahkan perjalananmu menuju ke Pulau Lihaga, disarankan untuk berkunjung pada musim kemarau. Selain ombak yang cukup tenang, musim kemarau adalah musim yang tepat untuk biota laut berkembang biak.

Artikel ini ditulis oleh Zolanda Syafa’ati Arizas, Universitas Pancasila jurusan Ilmu Komunikasi, pada program magang Genpinas 2020

Sumber:
https://www.google.com/amp/s/www.idntimes.com/travel/destination/amp/intan-deviana-safitri/6-keindahan-pulau-lihaga-destinasi-super-prioritas-di-likupang-sulut-c1c2
https://www.google.com/amp/s/m.kumparan.com/amp/kumparantravel/mutiara-dari-sulawesi-utara-itu-bernama-lihaga-1sMHXOUqc0I

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here