Pesona Sungai Gulamo, ‘Green Canyon Ala Kampar, Riau’

Bagaikan Grand Canyon Colorado yang berada di Arizano, Amerika Serikat, Indonesia juga punya loh objek wisata ngarai yang mempesona. Jika di Pangandaran, Jawa Barat, terkenal dengan Green Canyon Cijulang nya, di Riau, tepatnya Kabupaten Kampar ada yang namanya Sungai Gulamo.

Canyon atau ngarai sendiri merupakan sebuah lembah dalam bersisi terjal, yang terbentuk akibat erosi aliran air sungai. Panorama ini lah yang menjadi daya tarik pengunjung untuk memilih Gulamo menjadi tujuan objek wisata provinsi Riau. Di Tahun 2019, Gulamo masuk sebagai salah satu nominasi dalam daftar Surga Tersembunyi oleh Anugerah Pesona Indonesia.

Gulamo terletak di daerah kawasan PLTA Koto Panjang tepatnya di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Berkawasan di danau PLTA Koto Panjang, pengunjung akan diajak menelusuri perairan danau menggunakan sampan untuk dapat sampai ke sungai Gulamo. Biaya sewa sampan ditaksir sekitar Rp 500.000 hingga Rp 600.000. Selama perjalanan, selain ketenangan alam dan udara sejuk pengunjung akan disuguhi dengan rimbunnya tumbuh-tumbuhan di sisi-sisi danau. Batang-batang pohon mati yang tenggalam pun seakan menghiasi perjalanan. Batang-batang tersebut berfungsi untuk pembuatan bendungan. Sesekali, pengunjung bertemu dengan nelayan yang sedang mencari ikan, serta warga setempat yang sedang beraktivitas.

Selama kurang lebih 1 jam membelah arus danau PLTA Koto Panjang, tibalah sampan memasuki kawasan sungai Gulamo. Di perairan yang dangkal, sesekali sampan didorong sang pengantar sampan untuk melewatinya. Sesampainya di sungai Gulamo, pengunjung akan semakin dibuat terpukau dengan perpaduan ornamen tebing curam dan bebatuan yang menghiasi sisi-sisi sungai. Semakin menyusuri sungai, tampaklah dua air terjun yang menjadi ikon dari objek wisata sungai Gulamo ini. Pengunjung dapat menikmati sensasi berendam di bawah pancuran air terjun di Kabupaten Kampar ini. Pengunjung juga dapat menantang adrenalin dengan menyusuri bebatuan di tengah kecepatan arusnya aliran sungai yang hijau ini.

Sungai Gulamo dapat ditempuh sekitar 2 setengah jam lamanya dari kota Pekanbaru menuju tepian danau PLTA Koto Panjang. Untuk yang penasaran dengan pesona sungai Gulamo, kamu tidak perlu khawatir karena Sungai Gulamo dibuka setiap hari kecuali hari Jumat dengan waktu operasional pukul 09.00-17.00 WIB.

Source:
https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20181121165027-269-348166/sungai-gulamo-green-canyon-kebanggaan-riau
http://detaksatu.com/2020/01/17/jernihnya-sungai-gulamo-mengundang-rasa-kembali-mengulang-kisah/

Ditulis oleh Najmah Oktama Wulandari, Sastra Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Program Internship Genpinas 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here