Panic Buying? Redam dengan 5 Tips Ini

foto gambar panic buying - smart buying - Photo by John Cameron on Unsplash
Ilustrasi. (Gambar: John Cameron/Unsplash)

Masyarakat di berbagai belahan dunia sempat mengalami kepanikan untuk belanja kebutuhan pokok rumah tangga. Dikarenakan meningkatnya jumlah dan penyebaran virus corona atau yang dikenal dengan Covid-19 ke seluruh dunia.

Banyak usaha dan kegiatan di luar rumah dibatasi untuk menekan penyebaran virus corona. Sehingga banyak masyarakat yang merasa cemas dan panik.

Mendorong mereka membeli berbagai kebutuhan pokok harian dan bahkan bulanan. Belanjanya cukup banyak melebihi kebiasaan belanja di saat normal. Panic Buying!

Baca juga:
* 10 Ide yang Bisa Kamu Lakukan di Rumah di Masa Social Distancing

Apa itu panic buying?

Panic buying adalah sikap seseorang membeli barang dalam jumlah yang cukup banyak karena rasa takut dan kecemasan yang dialami. Sikap ini akan muncul karena orang-orang berasumsi bahwa akan mengalami kelangkaan barang dalam kebutuhan barang yang mereka dapatkan setiap harinya.

Dalam kejadian ini menyebabkan seseorang membeli barang secara berlebihan sehingga yang terjadi kelangkaan dan penimbunan barang.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita harus mampu mengelola logika dan rasionalitas. Sehingga kita bisa membeli barang sewajarnya atau yang diperlukan. Tidak perlu menimbun kebutuhan secara berlebihan.

Tips Mengatasi Panic Buying

Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan dalam mengatasi panic buying

Smart Buying

Smart Buying membeli keperluan yang memang dibutuhkan dalam jumlah yang cukup untuk keluarga atau diri sendiri selama target waktu atau sesuai kemampuan. Caranya yaitu dengan membuat list daftar yang diperlukan (sesuai rencana).

Tips ini cukup membantu kamu agar keuangan juga tidak terlalu membengkak.

Membeli barang melalui pesan antar cukup membantu dalan penerapan jaga jarak selama virus masih berlangsung. Selain itu kamu juga tidak perlu mengalami kepanikan saat berada di luar lingkungan rumah.

Hindari Berita Negatif

Hindari membaca berita yang membuat mental semakin tidak sehat. Berita bertambahnya pasien positif, ODP, dan PDP bisa jadi akan membuat kita semakin panik.

Lebih baik membaca artikel-artikel positif. Bisa artikel tentang olahraga, berita budaya, kesenian. Atau berbagai tutorial kerajinan tangan yang bisa kita praktekkan di rumah.

Selagi ada banyak waktu longgar di rumah, tidak ada salahnya menambah pengetahuan baru dengan membaca berbagai artikel pengetahuan umum.

Ingat orang lain dan lingkungan di sekitar

Banyak orang lain yang juga memerlukan kebutuhan barang pokok. Bukan hanya kita dan keluarga saja. Orang lain yang tidak kita kenal juga memerlukan barang-barang yang kita perlukan.

Membatasi jumlah pembelian yang diperlukan dengan menyesuaikan perencanaan belanja yang telah dicatat

Selalu bersyukur dengan keadaan dan apa yang sudah kita dapatkan. Ini akan membuat pola pikir kamu tetap terjaga dan terhindar dari kepanikan dalam membeli barang secara berlebihan

Tetap menjaga kesehatan fisik dan mental

Wabah virus ini berbahaya untuk fisik dan mental. Untuk itu kamu harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Seperti menjaga pola makan , makan makanan yang bergizi dan berprotein.

Selain itu kamu juga dapat melakukan workout dirumah untuk kesehatan fisik kamu. Bisa berolahraga di halaman, mencoba berkebun, membersihkan halaman, dan sebagainya.

Saat di dalam rumah, batasi untuk membaca atau mendengarkan hal yang menyehatkan mental saja. Membaca buku dengan konten yang dapat memotivasi diri kamu.

Baca juga:
* 5 Manfaat Olahraga Plank Bagi Kesehatan Tubuh

Nah diatas beberap tips yang mampu membantu kamu dalam mengatasi kepanikan akan langkanya suatu kebutuhan selama wabah corona ini berlangsung.

Selalu menjaga jarak dan jangan lupa tetap berdo’a kepada Tuhan. Agar kamu dan setiap orang disekitarmu diberikan kesehatan dan dijauhkan dari kepanikan akibat wabah virus ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here