Tempo Batik Isi Rangkaian Festival Nusantara Virtual 2020

Advertisement
Sumber instgram lomba_mahasiswa

Tempo Batik merupakan salah satu rangkaian acara untuk penggelaran Festival Nusantara 2020. Tempo Batik diselenggarakan oleh Badan Ekesekutif Mahasiswa Universitas Negeri Malang dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang bertepatan pada tanggal 2 Oktober.

Menyusung tema “Pesona Ragam Batik Nusantara”, Tempo Batik menjadi wadah kompetisi batik tingkat nasional yang akan menghasilkan batik karya anak negeri dan nanntinya akan dittampilkan dalam Festival Nusantara pada 2 Oktober 2020. Ajang ini mengangkat dua kategori lomba pertama lomba melukis batik dan kedua lomba membuat poster batik. Untuk pendaftaran di bulan September telah dibuka dari tanggal 1 September hingga 20 September, dan karyanya akan ditampilkan pada 2 Oktober nanti dalam ajang Festival Nusantara, sementara hasil pemenang karya akan di umumkan pada 10 Oktober 2020.

So, bagi sobat Genpi yang memiliki keahlian melukis maupun membuat poster batik, Tempo Batik dapat menjadi wadah untuk menyalurkan bakat teman-teman. Mengingat batik bukanlah budaya luar, namun merupakan kerajinan khas Indonesia. Hampir setiap wilayah di Indonesia terutama di daerah Jawa memiliki bermacam-macam batik ada batik tujuh rupa, batik pekalongan, batik megamendung, batik piring sedapur magetan, batik Bali dan masih banyak motif batik lainnya.

Ada yang lebih menarik tentang Batik Indonesia yang dipejari oleh orang Eropa dan pertama kali beliau yang mengenalkan pada dunia. Sobat Genpi kenal dengan Sir Thomas Stamford Raffles? Dalam bukunya yang berjudul “History of Java” beliau menceritakan batik kepada dunia. Dalam buku tersebut Raffles menampilkan 100 motif batik yang pernah Ia temui dan koleksi batik Raffles diabadikan di Museum of Mankind, London. Pada tahun 1873 juga terdapat seorang saudagar asal Belanda, beliau menghibahkan batik Indonesia di mesum etnik Rotterdam dan batik tersebut dipamerkan pada Exposition Universelle di Paris tahun 1900. Kunci dari penggalan sejarah ini adalah membuktikan bahwa batik Indonesia memiliki nilai seni yang tinggi hingga dapat diakui oleh masyarakat luar. Bangga bukan?

Untuk itu jangan lewatkan dan nantikan Virtual Festival Nusantara 2020 sebagai ajang memperingati Hari Batik Nasional. Sobat Genpi dapat menikmati berbagai lukisan batik yang akan mengambarkan betapa indahnya dan kayanya ragam batik Indonesia.

Rivelda Pricilia Heatubun, Universitas Amikom Yogyakarta, Program Internship Genpi Pesona Indonesia Kelompok 11 Ekonomi Kreatif

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here