Keren! Polda Bali Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 1945 Meter

Kepolian Daerah (Polda) bukan hanya bertugas menyelenggarakan tugas Polri di daerah yang terkait dengan keamanan saja. Mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia juga bisa berbuat dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Bangsa Indonesia di tempat wisata.

Seperti yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bali ini, mereka memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pembentangan kain merah putih terpanjang di hamparan persawahan Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan. Pembentaran yang dilakukan pagi hari itu diiringi lagu Kebyar Merah Putih.

Baca juga:
* Suka yang Unik? Cobain Teh Beras Merah di Jatiluwih Bali

View this post on Instagram

Dari Bali untuk Indonesia Jaya ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‘๐Ÿ‘. Rekor MURI pembentangan merah putih sepanjang 1.945. Bravo @poldabali๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ @poldabali @divisihumaspolri @jokowi @menpar.ariefyahya @genpi_id @muri_org @iputusutawijaya @bobby_andalan @lia.susanthi @hery_budiyana @diviantav @backpackerkece Fyi : full video di IG tv Genpi bali, cekidotttt๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ #indonesia #independenceday #17august #jatiluwih #poldabali #jatiluwih #kemenpar #wisatabali #genpi #rekormuri #pembentanganmerahputih #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia

A post shared by GenPI Bali Official (@genpi.bali) on

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja menjelaskan, kain yang dibentangkan dalam pemecahan rekor itu sepanjang 1.945 meter.

“Kain merah putih swpanjang itu dibentangkan oleh 1.700 personel Polri, 8 orang tokoh agama dan 45 personel TNI. Pembentangan kain merah putih ini merupakan salah satu wujud nyata program pemerintah Joko Widodo, yaitu SDM Indonesia yang unggul,” kata Hengky, Jumat (16/8/2019).

Polda Bali Pecahkan Rekor MURI Bentangkan Bendera - Diajeng Vayantri Dewi Divianta
Dengan kebersamaan, Polda Bali berhasil memecahkan rekor MURI membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 1.945 meter. (Foto: Dewi Divianta)

Pemecahan rekor MURI ini dihadiri oleh Ketua Umum Bhayangkari Ny Tri Tito Karnavian, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny Barbara Golose, Wakapolda Bali Brigjen Pol I Wayan Sunartha.

Kemudian ada Ketua MUDP Provinsi Bali Jero Gede Suwena Putus Upadesha, Ketua FKUB Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Pejabat Utama Polda Bali, Pengurus Bhayangkari Daerah Bali dan Kapolres se-Bali.

Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di 2 tempat, yaitu di Panggung Ardha Candra Art Centre, Denpasar dan DTW (Daerah Tujuan Wisata) Jatiluwih. Dipilihnya Panggung Ardha Candra Art Centre, Denpasar karena sebagai taman budaya pusat kesenian Bali.

Adapun kegiatan yang dilakukan di Art Centre pada Senin (11/8/2019) adalah membuat formasi mozaik hari kemerdekaan, menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan penyalaan lilin di senja hari.

“Kegiatan ini melibatkan 1.700 personel Polri yang mengartikan bahwa angka 17 tersebut sebagai tanggal kemerdekaan bangsa Indonesia. Sedangkan untuk penyalaan lilin di senja hari mengandung makna bahwa kita harus bisa menjadi pribadi seperti lilin yang terbakar, yaitu cahayanya mampu menerangi tempat sekitar, meskipun harus mengorbankan diri sendiri,” ucap Hengky.

Sedangkan alasan dipilihnya Desa Jatiluwih sebagai salah satu lokasi adalah, karena sebagai daerah wisata dengan hamparan sawah terasering yang melambangkan kemakmuran.

Atas hal tersebut, Badan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang bergerak di bidang Pendidikan dan Kebudayaan (UNESCO) menetapkan sistem subak di Bali sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD).

“Kain merah putih sepanjang 1.945 Meter memiliki arti semangat perjuangan 45 demi mewujudkan Indonesia yang makmur dalam bingkai NKRI. Pembawa bendera TNI-Polri adalah tokoh agama. NKRI adalah TNI, Polri dan tokoh agama sebagai pemersatu bangsa Indonesia,” kata Hengky.

Polda Bali Pecahkan Rekor MURI Bentangkan Bendera Merah Putih - Diajeng Vayantri Dewi Divianta
Polda Bali Pecahkan Kain merah putih sepanjang 1.945 Meter memiliki arti semangat perjuangan 45 demi mewujudkan Indonesia yang makmur dalam bingkai NKRI. (Foto: Dewi Divianta)

Ny Tri Tito Karnavian yang juga memberikan sambutan mengatakan, Pulau Bali sebagai salah satu pulau di Indonesia yang memiliki keindahan alam dan kultur budaya yang khas.

“Apapun yang terjadi di Pulau Bali pasti akan terdengar ke seluruh dunia. Maka dari itu, dari Pulau Dewata akan menciptakan sejarah baru bagi bangsa Indonesia.” Ujar Ny Tri Tito Karnavian.

Sebelum membentangkan kain merah-putih, Perjalanan jauh menuruni terasering nan indah sambil membawa bambu runcing layaknya para pahlawan bangsa untuk membentangkan kain merah putih sepanjang 1.945 meter.

Namun, panas dan terik perjalanan ini tidak seberapa dibandingkan perjuangan para pahlawan bangsa demi mengibarkan Sang Merah Putih di Tanah Air Indonesia.

“Untuk itu, pertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia ini dengan menjunjung tinggi 4 konsensus dasar bangsa, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa,” kata Ny Tri Tito Karnavian.

“Polri, TNI dan pemangku agama mampu mengamankan NKRI, menjaga sang Merah Putih dari segala ideologi yang merusak bangsa. Semoga kegiatan yang luar biasa ini mampu menjadi awal yang baik untuk memajukan Indonesia, agar mampu menghadapi globalisasi dunia dan Polda Bali mampu mempertahankan keamanan dan ketertiban masyarakat demi bangsa dan negara Indonesia.

Baca juga:
* Unik! Pelukis Perancis Ini Gunakan Karung Goni Sebagai Media

Bagaimana menurutku sahabat GenPI? Keren kan apa yang sudah dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indinesia, khususnya Polda Bali ini?

Membuat bangga kita semua.

Bravo!

Kontributor: Dewi Divianta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here