Perbaiki Kualitas Air Laut, 3 Ton Kerang Hijau Ditebar di Ancol

Targetnya tahun 2019 ini mendapatkan pertumbuhan 1.000 kilogram kerang hijau, sehingga akan ada 10 liter air yang difilterisasi setiap jam secara alami, tanpa bantuan teknologi maupun manusia.

Forum CSR Jakarta - Restorasi Kerang Hijau - Teluk jakarta - 1
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk bersama Forum CSR DKI Jakarta mengadakan kegiatan tebar kerang hijau di laut Ancol, pada Minggu 6 Oktober 2019.

Kawasan Ancol Taman Impian, dan Teluk Jakarta secara luas, merupakan habitat alami dari berbagai jenis biota laut seperti kerang hijau, ketang-ketang, kepiting batu, angel fish, ubur-ubur, sembilang, baronang, damsel, dan sebagainya.

Habitat hewan-hewan tersebut saat ini semakin terancam keberadaannya karena buruknya kualitas air Teluk Jakarta. Berdasarkan catatan LIPI pada tahun 2018, sebanyak 21 ton sampah mengalir dari 13 sungai yang bermuara ke Teluk Jakarta setiap harinya. Serta membawa buangan limbah cair dari pemukiman, perkotaan, maupun industri.

Baca juga:
* Jaga Terumbu Karang, Nelayan Sumbawa Stop Gunakan Bom Ikan

Sementara hasil penelitian pakar kelautan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) beberapa tahun lalu menunjukkan, air laut di Teluk Jakarta mengandung silikat sebesar 52.156 ton, nitrogen 21.260 ton, dan fosfat 6.741 ton.

Pada kerang hijau yang hidup di Teluk Jakarta ditemukan logam berat seperti merkuri (Hg), cadmium (Cd), krom (Cr), timbal (Pb), dan timah (Sn). Kerang Hijau (Perna Viridis) merupakan filter feeder atau filter alami dari perairan laut yang dapat memperbaiki kualitas air.

Kembalinya populasi kerang hijau di wilayah pesisir akan berdampak positif pada meningkatnya kualitas air dan biodiversitas serta jumlah biota yang ada di Laut Kawasan Ancol.

Sebagai upaya menyelamatkan kualitas air laut di perairan Ancol, Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk sejak tahun 2018 berinisiatif untuk memulihkan kualitas air laut. Juga mengembangkan keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya, melalui program restorasi kerang hijau. Upaya ini tentu membutuhkan perhatian dari semua pihak termasuk pemerintah, swasta, dan tentu saja masyarakat.

Dalam kesempatan ini PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk bersama Forum CSR DKI Jakarta mengadakan kegiatan tebar kerang hijau di laut Ancol, pada Minggu 6 Oktober 2019.

Acara ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai komunitas bersama Rumah Millennials, perguruan tinggi dalam hal ini MM Sustainability Universitas Trisakti, Lock and Lock dan perusahaan lainnya.

Di dalam acara Restorasi Kerang hijau ini seluruh peserta yang hadir turut berperan aktif mulai dengan menyiapkan 50 buah ram besi berukuran 50cm X 30cm X 10cm yang mampu menampung 20kg kerang hijau dan bersama–sama menaburnya di laut Jakarta Utara di sekitar Kawasan Ancol.

Harapannya, kualitas air laut Teluk Jakarta bisa menjadi lebih baik. Dalam kegiatan kali ini, sebanyak total 3 ton kerang hijau yang ditebar.

Ketua Umum Forum CSR DKI Jakarta, Mahir Bayasut menjelaskan, tercemarnya Teluk Jakarta dari berbagai macam limbah yang mengandung logam berat berbahaya merupakan tanggung jawab bersama semua lapisan masyarakat di DKI Jakarta.

Dikatakannya, perlu keterlibatan seluruh pihak yang memiliki kepedulian lingkungan untuk berkolaborasi dalam upaya melestarikan keanekaragaman hayati Teluk Jakarta.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang telah menginisiasi restorasi kerang hijau. Harapannya kegiatan ini dapat menginsipirasi perusahaan lainnya untuk lebih peduli kepada masalah lingkungan di DKI Jakarta,” ujar Mahir dalam rilis yang genpi.id terima, Minggu, (06/10) siang.

Manajer Komunikasi Korporat PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari mengapresiasi dukungan Forum CSR DKI Jakarta sebagai mitra dalam menjalankan program Restorasi Kerang Hijau.

“Kami mengajak berbagai pihak mengkampanyekan Restorasi Kerang Hijau sebagai sebuah gerakan. Kegiatan ini memperbesar peluang kualitas air laut Teluk Jakarta menjadi semakin baik,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penelitian dan eksperimen tim konservasi Ancol tengahan tahun lalu, diketahui 1 kilogram kerang hijau mampu menyaring air sebanyak 10 liter per jam. Sebanyak 96 kiogram kerang hijau hasil restorasi yang dilakukan pun telah mampu menyaring 960 liter air laut secara alami dan menurunkan nitrogen sebanyak 21 mg per jam.

“Target kami tahun ini mendapatkan pertumbuhan 1.000 kg kerang hijau, sehingga akan ada 10 liter air yang difilterisasi setiap jam secara alami, tanpa bantuan teknologi maupun manusia. Dengan keterlibatan Forum CSR DKI Jakarta, Rumah Millennials dan banyak pihak, kami berharap dapat melampaui target tersebut,” pungkas Rika.

Tebar kerang hijau ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Sustain Ability Fest 2019 yang akan diadakan pada 2 November 2019. Dengan mengangkat tema Sustainability Is Us, agenda Sustain Ability Fest 2019 antara lain Creative Talk, Exhibition, Community Action and Donation, Artist Performance.

Serta puncaknya pemberian Padmamitra+ Awards 2019 kepada sejumlah perusahaan swasta, BUMN, BUMD dan anak perusahaanya, organisasi masyarakat, yayasan serta lembaga non profit lainnya yang telah berkontribusi kepada kesejahteraan sosial dan tujuan pembangunan berkelanjutan di DKI Jakarta.

Kerang Hijau disebar Forum CSR - Restorasi Kerang Hijau - Teluk jakarta
Kerang Hijau yang disebar. (Foto: ist)

Tentang Forum CSR DKI Jakarta

Forum CSR DKI Jakarta, merupakan organisasi profesi yang juga menjadi mitra strategis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta dunia usaha yang dibentuk sebagai sebuah forum dalam rangka meningkatkan kepedulian, kemampuan, dan tanggung jawab dunia usaha dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara melembaga, berkelanjutan, efektif, dan masif.

Forum CSR DKI Jakarta menjalankan amanah undang-undang antara lain : Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 112 tahun 2013 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Dunia Usaha, Permensos No. 6 tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Peraturan Pemerintah Nomor 59 tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan serta POJK 51 tahun 2017 tentang penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi LJK, Emiten dan Perusahaan Publik.

Baca juga:
* Capai 1,4 Juta Kunjungan Wisman, Kepri Kalahkan Jakarta

Visi Forum CSR DKI Jakarta adalah mewujudkan sinergitas peran dan tanggung jawab sosial organisasi (dunia usaha, lembaga kesejahteraan sosial, perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat) dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang berkeadilan sebagai upaya percepatan pencapaian tujuan pembangunan daerah dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here