Pasar Payungi Rayakan Ultah Perdana Bertema ‘Ramai Ramah Resik’

Genpi.id, #1TahunPayungi – Pasar Yosomulyo Pelangi (Pasar Payungi), di Metro, Lampung, akan mengadakan workshop resin (seni produk kreatif), mural dan grafity, serta melukis dengan media barang bekas. Juga gelaran musik dari musisi kota Metro.

Gelaran kolaborasi #1TahunPayungi bersama Baur Space ini dalam rangka memperingati ulang tahun perdana destinasi digital yang lahir pada tanggal 28 Oktober 2018, tahun lalu.

Penggerak Pasar Payungi Dharma Setyawan mengatakan, kemeriahan bukan sampai disitu saja. Bersama komunitas #MetroBerkebun, Pasar Payungi akan menggelar pameran tentang produk organik, menanam sayuran, pembuatan pupuk orfanik.

Baca juga:
* Asyik! Ada Pojok Organik dan Gerobak Pustaka di Pasar Payungi

Pasar Payungi Rayakan Ultah Perdana Bertema 'amai Ramah Resik - #1TahunPayungi

“Bersama dengan komunitas Bank Sampah Cangkir Hijau kami akan menayangkan perjalanan kolaborasi antara pedagang dan penggerak lingkungan untuk menjaga Payungi tetang bersih (resik).” Ujar Dharma kepada genpi.id, Rabu (23/10) pagi.

Untuk anak-anak, Dharma menambahkan, akan disiapkan lomba mewarnai.

“Kami adakan agar Payungi akan diingat sebagai tempat yang ramah pada seni, alam dan kegembiraan. Sungguh perjalanan 1 tahun yang banyak cerita.” Ungkap Dharma.

Dharma menyampaikan, seluruh pihak yang terlibat di Payungi juga mengucap syukur atas capaiannya sejauh ini. Tokoh masyarakat, pedagang, tim kreatif, merasa bersyukur dan bangga atas capaian selama ini.

“Sebuah Pasar jajanan tradisinal yang terus berjuang agar budaya gotong royong dapat terus dilestarikan. Kita sambut gelaran #1TahunPayungi dengan tema Ramai, Ramah & Resik.” Ucapnya.

Kedapannya, Dharma ungkapkan, Payungi akan mengembangkan usaha Travel Haji dan Umroh, Payungi University, Payungi Car.

Di tempat terpisah, Ketua Harian Generasi Pesona Indonesia Nasional Siti Chotijah turut mengucapkan selamat untuk #1TahunPayungi dan atas capaian yang telah diraih.

“Bagus banget Pasar Payungi bisa bertahan dan malah bisa berkembang sampai sejauh ini. Satu pola pemberdayaan masyarakat yang bagus untuk ditiru oleh pasar Genpi lain.” Ucap wanita yang berprofesi sebagai dosen komunikasi ini.

Ia meyakini, komunikasi organisasi dan komunikasi bisnis dalam ruang lingkup Pasar Payungi di lingkungan perkampungan di Kota Metro Lampung ini pasti berjalan baik.

Baca juga:
* Kawan Pemberdayaan Pasar Yosomulyo Pelangi

“Tanpa ada komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, masyarakatnya sendiri, pedagang, dan komunitas lain yang terlibat, tidak mungkin Pasar Payungi bisa meraih sukses dan bertahan sampai detik ini.” Puji wanita yang akrab disapa mabk Jhe ini.

“Selamat ulang tahun pertama. Semoga semakin sukses dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here