Pantai Watu Karung: Surga Bagi Peselancar

Sumber :Dok Pribadi

Mungkin bagi sebagian orang masih mendengar tentang pantai ini. Namun, pantai ini telah dikenal oleh wisatawan mancanegara lho meskipun masyarakat luas belum mengetahui nya. Wisatawan mancanegara mengeal Pantai Watu Karung karena ombaknya merupakan surga bagi para peselancar. Peselancar dunia Brue Irons sempat menjajal ombak di pantai ini hingga kemudian dipublikasikan di majalah waves, majalah dunia bagi peselancar. Hingga pada akhirnya, pantai ini mulai dikenal sebagai surga bagi peselancar. Lokasi yang masih sepi dan eksotis menjadikan Pantai Watu Karung sebagai tempat berlibur mereka.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pantai ini mempunyai keindahan yang sudah tidak bisa diragukan lagi. Pantai ini terletak di Kabupaten Pacitan yang berada di Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku. Untuk akses ke pantai tersebut membutuhkan waktu sekitar empat lima menit dari pusat Kota Pacitan. Jika ditempuh dari Jogja maka akan memakan waktu sekitar tiga jam perjalanan. Saat ini, masyarakat telah mengetahui keberadaan pantai ini dan mulai mencoba mengunjunginya. Biasanya pada musim liburan, jumlah kunjungan di pantai itu meningkat dari hari biasanya. Pada hari-hari biasa kunjungan ke Pantai Watu Karung tergolong masih sedikit.

Keindahan di pantai ini cukup menarik perhatian bagi mereka yang pertama mengunjunginya pertama kali. Pasir di sana berupa pasir putih yang memanjang di sepanjang pantai. Selain itu, batuan karang pada saat pantai surut juga dapat terlihat di sana. Salah satu keunikan di tempat itu adalah adanya batu karang yang menyerupai bentuk seorang putri yang kemudian dikenal dengan sebutan putri samudera. Waktu yang cocok untuk menikmati pantai ini adalah pada sore hari pada waktu matahari mulai tenggelam. Pengunjung dapat melihat langsung matahari terbenam bersama keindahan pantai.

Pantai ini sangat cocok untuk digunakan untuk bermain air ketika ombaknya mulai surut. Keindahan alam bawah laut menjadikan pantai ini sangat cocok juga untuk bermain air. Bahkan pada saat air surut akan terlihat karang-karang laut dan dapat melihat biota laut. Pantai ini masih tergolong sepi sehingga pada saat mengunjunginya pada saat weekday akan terasa seperti pantai pribadi. Bagi pengunjung yang ingin berlama-lama di sana dapat menyewa homestay yang telah disediakan oleh masyarakat setempat. Selain dapat menikmati sunset, pantai ini juga bisa digunakan untuk melihat matahari terbit. Namun, untuk dapat melihatnya pengunjung harus dapat menaiki bukit karang terlebih dahulu untuk dapat melihatnya.

Di sekitar pantai juga terdapat resort yang dimiliki oleh warga asing. Mereka rela menyewa tanah tersebut untuk dapat menikmati pantai ini lebih dekat. Hampir setiap sore biasanya mereka bermain selancar di Pantai Watu Karung. Pantai ini juga sempat menjadi tempat kejuaraan peselancar internasional yang diikuti oleh peselancar dari berbagai belahan dunia. Tiket masuk ke pantai ini dikenakan tarif Rp5.000,00. Harga ini merupakan tarif yang murah jika dibandingkan dengan keindahan alam yang ditawarkan.

Kontributor Herlambang Eka Persada, Universitas Gadjah Mada, Program internship Genpinas tahun 2020, Kelompok 11 Ekonomi Kreatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here