Pesona Pantai Parangkusumo, Keindahan yang Diselimuti Legenda

Pantai Parangkusumo merupakan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ada beberapa obyek wisata dan daya tarik lain di sekitar sini. Selain berbagai cerita legenda yang menarik.

Advertisement
Pantai Parangkusumo Bantul Yogyakarta - @eliya2810.
Pantai Parangkusumo di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Menyimpan begitu banyak daya tarik. (Foto: @eliya2810)

Pantai Parangkusumo di Kabupaten Bantul Yogyakarta merupakan salah satu dari sekian banyak pantai tersohor di Indonesia. Pantai ini erat dikaitkan dengan hal-hal legenda dan mistis.

Legenda Penguasa Ratu Selatan seolah tak bisa dilepaskan dari Pantai Parangkusumo.

Pada bulan Sura, pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan yang sekaligus ingin berziarah. Beberapa ritual upacara pun diselenggarakan warga setempat di Pantai Parangkusumo.

Baca juga:
* Pesona Taman Wisata Batu Kapal di Bantul

Lokasi

Pantai ini berada di antara 2 pantai yang terkenal, yaitu Pantai Parangtritis dan Pantai Depok.

Pantai ini berjarak sekitar 19 kilometer dari Pasar Bantul. Dengan waktu tempuh sekitar 30 menit berkendara.

Sedangkan dari Kota Yogyakarta sekitar 31 kilometer dengan waktu tempuh 1 jam berkendara.

Kamu bisa melewati Jalan Parangtritis. Kemudian, dari kawasan Benteng Wetan ambil saja jalan lurus ke Selatan.

Kalau kamu naik kendaraan umum pun tidak jadi persoalan. Kamu bisa menumpangi bus umum Jogja – Parangtritis dari terminal Giwangan.

Kamu bisa turun di subterminal Parangtritis.

Biaya transportasi pun tidak mahal, hanya sekitar Rp15.000.

Alamat:
Jl. Pantai Parangkusumo, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek,
Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jam Buka

Pantai ini buka setiapa hari 24 jam.

Harga Tiket Masuk:

Pantai Parangkusumo Bantul Yogyakarta - @agungoye
(Foto: @agungoye)

Tiket masuk : Rp 5.000 /org
Parkir motor : Rp 2.000
Parkir mobil : Rp 5.000

Sewa kuda : Rp 20.000 /putaran (1 orang)
Sewa ATV : Rp 50.000 /15 menit (1 orang)

Daya Tarik

Pantai Parangkusumo Bantul Yogyakarta - Rian Ady Chandra
(Foto: Rian Ady Chandra/Google Map)

Pantai berpasir hitam ini memiliki garis pantai yang luas. Selain itu, Pantai Parangkusumo juga memiliki ombak yang besar.

Di balik itu semua, sesungguhnya Pantai Parangkusumo merupakan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ada beberapa obyek wisata dan daya tarik lain di sekitar sini.

Apa aja? Simak informasi berikut ini!

Pantai Sakral

Jika kamu berkunjung ke Pantai Parangkusumo, jangan heran kalau mencium aroma kemenyan. Bukan pertanda yang bukan-bukan, melainkan karena di pantai ini banyak sesajen yang sengaja diletakkan.

Bagi warga setempat, pantai-pantai di sekitar sini merupakan pantai yang sakral atau dikeramatkan. Hal tersebut berawal dari keyakinan warga setempat. Bahwa Pantai Parangkusumo merupakan gerbang utama menuju istana Ratu Pantai Selatan.

Warga setempat juga meyakini adanya hubungan antara Keraton Yogyakarta dengan penguasa pantai selatan, Nyi Roro Kidul.

Oleh karenanya, setiap bulan Sura penanggalan Jawa banyak pengunjung meramaikan Pantai. Tak lain adalah untuk berziarah.

Tidak hanya pada kesempatan itu saja. Pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon pantai ini juga ramai oleh pengunjung.

Cepuri Parangkusumo

Cepuri Parangkusumo - Bantul Yogyakarta - @laurentiuslei
(Foto: @laurentiuslei)

Batu Cinta yang berada di Puri Cepuri menyimpan kisah legenda. Kisah antara Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram, dengan Nyi Roro Kidul.

Legenda menceritakan bahwa Panembahan Senopati sedang melakukan semedi untuk menyempurnakan kesaktiannya di Pantai Parangkusumo.

Ketika itu, Nyi Roro Kidul merasa penasaran dan menampakkan dirinya. Di saat itulah Panembahan Senopati jatuh cinta dengan sang ratu Pantai Selatan.

Kemudian, perjanjian antara Panembahan Senopati dengan Nyi Roro Kidul pun terjadi. Nyi Roro Kidul berjanji akan membantu Panembahan Senopati memimpin Kerajaan Mataram. Asalkan ia dan semua keturunannya bersedia beristrikan sang ratu.

Panembahan Senopati pun menyanggupi syarat yang diberikan. Namun juga dengan syarat bahwa mereka berdua tidak akan memiliki keturunan bersama.

Legenda inilah yang mendasari keyakinan adanya hubungan erat Keraton Yogyakarta dengan ratu pantai selatan. Pada upacara Labuhan Alit potongan kuku dan rambut Sri Sultan akan dikubur. Prosesi ini dilangsungkan di dalam area Puri Cepuri.

Karena legenda ini jugalah Batu Cinta menjadi objek wisata favorit. Diyakini bahwa segala permohonan yang dipanjatkan di sekitar Batu Cinta akan terkabul.

Berziarah ke sini juga diyakini dapat melepaskan beban berat dan menumbuhkan rasa semangat hidup.

Menyaksikan Ritual Upacara Labuhan

Jika kamu tertarik menyaksikan upacara Labuhan di Pantai Parangkusumo. Kamu bisa datang pada tanggal 30 Rejeb dalam penanggalan Jawa.

Upacara ini dilangsungkan tiap tahunnya dan telah berjalan bertahun-tahun lamanya. Upacara Labuhan pun menjadi agenda rutin budaya dan wisata di Pantai Parangkusumo.

Dalam upacara Labuhan potongan rambut dan kuku Sri Sultan akan dikubur. Sementara beberapa barang lain akan dihanyutkan yang kemudian akan diperebutkan untuk mendapatkan berkah.

Menyaksikan Ritual Upacara Melasti

Upacara melasti merupakan sebuah ritual keagamaan umat Hindu. Upacara ini dilaksanakan sekitar tiga atau empat hari sebelum perayaan Nyepi.

Upacara ini memiliki tujuan untuk membersihkan diri dari segala keburukan. Pembersihan diri tersebut dilakukan demi menyambut tahun baru Saka dengan jiwa yang baru.

Biasanya upacara Melasti akan dimulai pukul 13.00 atau 14.00 WIB. Upacara ini dihadiri oleh ribuan orang berbusana khas Bali.

Beberapa orang akan menaruh sesaji di atas meja persembahan yang berderet di bibir pantai. Alunan gending Bali pun mulai terdengar. Tanda upacara akan segera dimulai.

Beberapa gadis akan menari dengan anggun sambil membawa sesaji di nampan. Kemudian mereka akan mengitari meja persembahan dan berputar mengitarinya beberapa kali.

Usai tari-tarian yang dibawakan, beberapa sesaji dibawa ke bibir pantai oleh para penari.

Begitu sesaji pembuka dilarung atau dihanyutkan ke laut, sembahyang pun dimulai. Sesaji tersebut dipersembahkan kepada Dewa Ruci sebagai penjaga lautan sekaligus sumber kehidupan.

Usai sesaji dilarung, warga akan berbondong-bondong menuju laut. Setiap orang akan membasuh dirinya dan bahkan beberapa akan sekaligus mandi. Hal tersebut dilakukan untuk membersihkan diri dari segala keburukan.

Jika kamu berminat ke Pantai Parangkusumo untuk menyaksikan upacara Melasti. Hendaknya kamu mengenakan pakaian yang sopan dan nyaman. Jika ingin mengambil foto lakukanlah dengan bijaksana agar tidak mengganggu jalannya upacara.

Gumuk Pasir

Gumuk Pasir Parangkusumo Bantul Yogyakarta - @yehijab
(Foto: @yehijab)

Pantai Parangkusumo merupakan pantai yang special. Di pantai ini fenomena alam sand dune atau gundukan pasir terjadi. Membuat penampakan di sini seolah seperti sebuah gurun.

Oleh karenanya Kabupaten Bantul pun mendapat julukan Sahara Van Java.

Gumuk pasir ini merupakan salah satu fenomena alam. Terjadi akibat angin yang membawa pasir terbang dan jatuh menjadi sebuah gundukan.

Fenomena alam ini tergolong langka. Selain di Yogyakarta, kamu perlu pergi ke Meksiko jika ingin melihat gumuk pasir.

Sejak dahulu gumuk pasir ini selalu diramaikan oleh pelancong yang berfoto. Namun, saat ini gumuk pasir juga diramaikan oleh pelancong yang melakukan sandboarding. Kegiatan selancar di atas pasir.

Jika kamu berkunjung ke Pantai Parangkusumo kamu wajib mengambil foto di spot ini ya!

Mengambil foto di sini saat matahari terbenam atau malam hari bisa menjadikan fotomu luar biasa.

Gardu Action

Gardu Action merupakan singkatan dari Garbage Care and Education. Sebuah area pengolahan sampah sekaligus arena belajar tata kelola sampah yang baik.

Meskipun sebuah tempat pengolahan sampah, Gardu Action jauh dari kesan kumuh dan bau. Tempat ini merupakan letak instalasi seni yang dihasilkan dari pengolahan sampah dan barang bekas.
Justru kental akan nuansa seninya lho!

Sebelum diolah sampah terlebih dahulu dikelompokkan menjadi organik dan non organik. Jika sampah non organik masih layak pakai maka akan diolah menjadi instalasi seni.

Sedangkan sampah organik akan diolah menjadi pupuk kompos.

Tidak hanya itu, di Gardu Action ini juga ada beberapa spot menarik untuk berswafoto. Gardu Action ini jangan sampai ketinggalan ya kalau kamu berkunjung ke Pantai Parangkusumo.

Nyunset

Foto Sunset Pantai Parangkusumo Bantul Yogyakarta - @suryojdb
(Foto: @suryojdb)

Suasana sunset di pantai selalu saja indah. Banyak yang sengaja datang ke pantai untuk menikmati detik-detik peralihan waktu, dari terang ke gelap.

Kamu bisa bisa juga menikmati suasata matahari terbenam di sini.

Apalagi kalau pergi bersama orang-orang tercinta. Tentu akan menjadi momen indah bersama.

Recommended

Nah, sobat Genpi sudah menyimak semua? Pantai Parangkusumo memang menyimpan pesona luar biasa. Dari keindahan alam hingga kekayaan budaya menjadi pesona tak terpisahkan bagi Pantai Parangkusumo.

Kalau ke Bantul atau Yogyakarta wajib banget untuk berkunjung ke pantai ini. Aksesnya mudah kok! Baik dengan kendaraan roda dua maupun empat.

Baca juga:
* Desa Wisata Tembi di Bantul Yogyakarta, Asyik Banget!

Tunggu apa lagi, yuk wisata ke Pantai Parangkusumo di Bantul Yogyakarta.

(Penulis: Shahnaz Azzahra – Mahasiswi Universitas Diponegoro, Program Magang Genpinas)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here