Panorama Surgawi di Perut Bumi Kabupaten Gunung kidul, Yogyakarta

Berbicara Yogyakarta, sepertinya tidak akan ada habisnya jika kita menjalajahi kota pelajar ini. Selalu ada tempat yang menarik untuk dijadikan pilihan destinasi, seakan setiap sudutnya menyimpan keindahan. Seperti yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke Goa Jomblang yang terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Apa yang pertama kali kamu bayangkan ketika mendengar kata ‘Goa’? Goa identik dengan kegelapan. Namun gelap tidak berarti selalu buruk bukan? Goa Jomblang membuktikannya lewat panorama yang sering disebut sebagai ‘cahaya surga’, dimana para pengunjung dapat menyaksikan cahaya langit menembus menerangi ruang Goa.

Goa Jomblang merupakan Goa vertikal dengan kedalaman 60 meter yang sudah terbentuk sekitar 1,8 juta tahun lalu akibat proses geologi peruntuhan lapisan batu gamping yang berumur 15-20 juta tahun. Runtuhan tersebut juga membawa tanah serta vegetasi ke dasar bumi kemudian terhubung dengan lorong mendatar membentuk lubang mendap yang dalam bahasa jawa disebut sebagai ‘Luweng’. Luweng yang dikenal sebagai Luweng Grubug ini juga merupakan sumuran tunggal terdalam di Pulau Jawa yang memiliki kedalaman 90 meter loh.

Wah jika sedalam itu, bagaimana caranya untuk turun ya? Nah, kamu tidak perlu khawatir. Untuk sampai ke bibir Goa Jomblang, para pengunjung akan dibantu menggunakan teknik gerek, dimana para pengunjung akan diturunkan menggunakan tali katrol yang dibantu dengan tenaga para pemandu. Tapi sebelum itu, kamu harus pastikan alat pelindung seperti sepatu boot, helm speleo, sarung tangan, dan alat SRT lainnya terpasang aman di tubuh kamu ya. Setelah sekitar 1 menit menuruni tebing goa, pengunjung akan langsung disuguhkan hamparan tumbuhan purba yang uniknya hanya ada di dalam Goa dan tidak bisa tumbuh jika ditanam di luar Goa.

Perjalanan untuk menuju cahaya surga, tak berhenti sampai disitu. Para pengunjung akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati tanah lembab dan bebatuan menuju lorong Goa selama 10-15 menit. Pijakan tanah dalam Goa cukup licin yang membuat pengunjung harus berhati-hati dan menyanggah pada utasan tali. Hal tersebut rasanya cukup menguji mental dan fisik para pengunjung ya. Tapi tenang saja, semua terbayar ketika gemericik air sungai bawah tanah terdengar dan di saat itu juga manik pengunjung dimanjakan dengan cahaya langit yang melingkupi uap sungai dengan begitu megah. Batu Gamping dan dinding Goa yang terkikis air pun menjadi ornamen yang melengkapi keindahan Goa.

Lokasi Goa Jomblang
Daerah pegunungan karst di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Rute Goa Jomblang
Akses menuju Goa Jomblang berjarak sekitar 50 km dari kota Yogyakarta yang dapat ditempuh kurang lebih 1,5 jam. Rute ini dapat mengikuti jalur menuju arah Jl. Wonosari – Daerah Piyungan – Patuk – Semanu – Desa Pacarejo. Sesampainya di Desa Pacarejo, pengunjung akan melalui jalan makadam yang terdapat di tengah kampung. Kemudian jika pengunjung menemukan sebuah Resort yang terdapat di tengah ladang, itu tandanya pengunjung telah tiba di lokasi Goa Jomblang.

Jam Operasional
Goa Jomblang dibuka dari senin sampai minggu dengan jam operasional 09.00 – 14.00 WIB. Jika kamu ingin berkunjung, perhatikan pula jam serta cuaca agar kamu berkesempatan melihat cahayanya secara langsung. Sinar matahari biasanya akan lebih bagus pada sekitar pukul 12.00 WIB.

Tiket Masuk
Untuk dapat masuk ke dalam Goa, pengunjung dapat merogoh saku sebesar Rp 450.000 / orang. Goa Jomblang pun dilengkapi fasilitas parkir motor dan mobil yang dapat dikenakan tarif sebesar Rp 3.000 untuk motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

Selain itu, ada 3 prosedur yang wajib kamu perhatikan bila berkunjung ke Goa Jomblang loh. Diantaranya, dilarang mengambil apapun kecuali kenangan, dilarang meninggalkan apapun kecuali jejak, dilarang membunuh apapun kecuali waktu.

Wahh, bagaimana? Tidak sabar bukan untuk berkunjung ke Goa Jomblang ini?

Sumber referensi:
https://garasijogja.com/cahaya-surga-di-goa-jomblang-gunung-kidul-jogja/

http://www.goa-jomblang.com/

Artikel ini ditulis oleh Najmah Oktama Wulandari, Universitas Negeri Jakarta jurusan Sastra Indonesia, pada program magang Genpinas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here