Monitoring dan Evaluasi Pasar Kampoeng Osing

Halo sobat GenPI gimana nih kabar kalian ? Tetap patuh protokol kesehatan ya pastinya. Ngomong-ngomong, sobat GenPI tahu nggak sih sama yang namanya Monev atau Monitoring dan Evaluasi. Sederhananya teman-teman, monev itu layaknya kegiatan rutin untuk mengamati, memperbaiki, dan menjadikan lebih baik sesuatu. Umumnya setiap kegiatan selalu berpotensi dimonev dalam rangka membuat lebih baik kedepannya. Berlangsungnya pandemi covid-19 yang sekaligus tidak bisa diprediksi seluruh kalangan masyarakat memaksa Pasar Tradisional Kampoeng Osing wajib dilakukan monev. Penasaran, yuk simak yang berikut ini !

Baru-baru ini tepatnya Minggu, 4 Oktober 2020 Pasar Kampoeng Osing kedatangan tamu istimewa Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Bapak Bramuda dalam rangka kegiatan monev. Beliau menegaskan kepada pengelola, pedagang, dan pengunjung Pasar Kampoeng Osing untuk selalu patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan. Sekarang ini mematuhi protokol kesehatan masih menjadi vaksin utama covid-19 mengingat belum adanya obat ampuh untuk menangani penyakit menular itu. Selain itu, kegiatan monev sendiri dilakukan setiap malam minggu dari pihak pasar ketika keadaan sebelum pandemi, akan tetapi jikalau dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tidak menentu. Artinya adalah pandemi covid-19 memberikan batasan-batasan untuk melakukan kegiatan monev yang bisa menciptakan kerumunan masyarakat setempat.

Sobat GenPI mesti tahu juga nih, kalau protokol kesehatan di Pasar Kampoeng Osing bukanlah hal sembarangan. Bapak Meriz selaku pengurus Pasar Kampoeng Osing membenarkan berita tersebut. Beliau selalu menekankan bahwasannya protokol kesehatan di Pasar Kampoeng Osing dibuktikan secara nyata dengan pedagang memakai sarung tangan, pengunjung mengenakan masker, dan cek suhu tubuh. Ketatnya protokol kesehatan yang diterapkan ini secara tidak langsung wajib dipatuhi masyarakat agar tidak memunculkan klater-klaster baru di area pasar. Kejadian salah satu warga positif covid-19 tentu menjadi pembelajaran berharga supaya kegiatan monev mampu menjadikan pasar jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Oleh karena itu, monev sangat diperlukan ya sobat GenPI demi mengevaluasi jalannya kegiatan.

Di samping itu, kegiatan monev sangat diperlukan untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas yang ada di Pasar Kampoeng Osing. Saat diwawancara melalui whatsapp, Bapak Meriz mengatakan bahwa monev bisa memberikan dampak signifikan terhadap pasar. Perbaikan sarana dan prasarana khususnya spot selfie Pasar Kampoeng Osing menjadi andalan sekaligus senjata utama saat monev. Namun, masalahnya lagi-lagi karena dana sobat GenPI. Keterbatasan dana ini membuat perbaikan fasilitas di area pasar menjadi terhambat ditambah pandemi yang tak kunjung reda. Usaha kreatif dan doa menjadi dua hal yang wajib dilekatkan pada diri setiap orang untuk bertahan di tengah pandemi covid-19. Semua itu karena sering kali pandemi covid-19 menurunkan antusiasme warga dengan segala cara.

Kesimpulannya baru-baru ini Pasar Kampoeng Osing mengadakan kegiatan monev. Tujuan monev di pasar wisata kuliner ini tidak lain untuk menegaskan protokol kesehatan, memperbaiki fasilitas, dan mengevaluasi keadaan pasar. Pengurus Pasar Kampoeng Osing Bapak Meriz membenarkan kegiatan monev di pasar setidaknya dilakukan setiap malam minggu jikalau sebelum pandemi. Sedangkan monev dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tidak menentu. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan monev sangat memberikan dampak kepada Pasar Kampoeng Osing untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Sumber :

Wawancara tidak langsung dengan Pengurus Pasar Kampoeng Osing Bapak Meriz.

https://www.instagram.com/pasarkampoengosing/

Kontributor : Nandika Tito Handyanto, Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here