MENYUSURI SUNGAI KAHAYAN PALANGKARAYA

Tangerang, 29 Agustus 2020 – Kota Palangkaraya yang letaknya di Provinsi Kalimantan Tengah merupakan kota terluas di Indonesia. Apakah kalian bisa membayangkan bahwa ada sebuah sungai yang bisa membelah kota terluas di Indonesia ini? Nah kali ini kita akan membahas mengenai sungai pembelah Kota Palangkaraya yaitu Sungai Kahayan yang disebut sebut sebagai Amazon versi lokal.

Sungai Kahayan disebut juga sebagai Sungai Biaju Besar atau Dayak Besar yang merupakan sungai terpanjang di Kalimantan yaitu sebesar 600km. Kurang lebih sudah seperti jarak tempuh dari Tangerang ke Yogyakarta dengan menggunakan mobil. Sungai ini memiliki keunikan pada bentuknya yang nampak seperti teluk dan memiliki alur yang dalam. Selain keunikan tersebut, sungai ini juga memiliki keunikan pada sensasi yang akan kalian rasakan ketika menyusuri sungai ini atau biasa disebut juga sebagai wisata susur sungai Kahayan. Dilansir dari hasil wawancara oleh TVRI Kalteng Divisi Berita yang di publikasikan di Youtube Channel mereka pada 28 Juli 2018, menurut Pak Tanjung sebagai wisatawan lokal jika berkunjung ke kalimantan tengah wajib menyusuri Sungai Kahayan yang memiliki kharisma tersendiri diantara sungai lain di Indonesia terutama pada kondisi alam sekitar sungai.

Terdapat beberapa rute yang ditawarkan pengelola untuk menyusuri sungai ini. Namun biasanya pengelola akan menyarankan rute yang biasa dipilih oleh kebanyakan pengunjung yaitu rute menuju Pulau Kaja yang kabarnya rute ini yang paling digemari.
Di rute ini bisa dikatakan memiliki serangkaian pemandangan yang sangat menarik dan asri. Kalian juga bisa merasakan sejuknya udara dari hutan rimba dan sensasi berada di alam liar.

Pertama kali yang akan kalian lihat dari wisata susur sungai dengan rute ini adalah rumah rumah apung sederhana dengan nuansa asli Kalimantan Tengah. Selain pemandangan perumahan warga, tentunya kalian juga akan melihat beberapa warga yang sedang beraktifitas baik itu yang sedang menggunakan kelotok (perahu kecil) atau tidak. Sesampainya kalian di pulau kaja, kalian akan masuk ke area konservasi Orang Utan Nyaru Menteng. Disini kalian akan menemukan berbagai primata asli Kalimantan yang hidup bebas berkeliaran di pepohonan seperti monyet abu abu ekor panjang, uwa uwa, lutong dan bekantan. Perlu kalian ketahui juga bahwa di sungai ini masih terdapat hewan air yang bisa dikatakan sudah langka contohnya adalah Ikan Babat atau Tampung Opak dalam bahasa Kalimantan. Wah masih asri sekali ya!

Setelah mampir dan melihat kehidupan primata di Pulau Kaja perjalanan susur sungai akan dilanjutkan ke Makam Keramat yang di dalamnya terdapat Sapundu atau tiang pengikat hewan kurban pada Upacara Tiwah (Upacara kematian) beserta tempat pengumpulan tulang masyarakat Suku Dayak.

Untuk dapat menyusuri sungai tentunya kalian memerlukan akomodasi atau sarana transportasi berupa perahu. Nah! Masyarakat disini menyediakan berbagai jenis perahu mulai dari kelotok yang mampu menampung hingga 20 orang dan dikenakan tarif sebesar Rp75.000 per orang selama 3 – 4 jam perjalanan. Jika kalian menginginkan perahu yang berkapasitas lebih kecil sekitar 8 – 9 orang akan dikenakan biaya Rp250.000 per jam. Kabarnya, kini telah tersedia sebuah kapal dengan tenaga surya atau sebutannya adalah Kapal Wisata Kahayan Berkah yang bermuatan 6 – 11 orang termasuk operator.

Ada sedikit tips nih untuk kalian yang ingin berwisata ke susur sungai Kahayan. Di sungai Kahayan ini pemandangan matahari terbenam sangat cantik lho! Jika kalian ingin berfoto siluette dengan matahari terbenam kalian harus memperhatikan manajemen waktu susur sungai kalian sehingga bisa mendapatkan momen ini!
Yuk kita berpetualang dengan menyusuri sungai pembelah kota Palangkaraya ini sekaligus membantu meningkatkan pendapatan daerah yang gunanya juga untuk pengembangan wisata ini lho! Jangan lupa ya untuk menjaga keasrian alam khususnya di area sungai Kahayan ini! Selamat berpetualang!

Artikel ini ditulis oleh Febry Dwi Rismayanti, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Prodi Manajemen, dalam program magang Genpinas.

Sumber :
http://www.getborneo.com/susur-sungai-kahayan/

https://www.google.com/amp/s/www.mongabay.co.id/2019/12/08/ada-kapal-energi-surya-untuk-susur-sungai-kahayan/amp/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here