Menyantap Nikmatnya Sate Lilit Bali

Sumber Foto : Selerasa.com (Sate Lilit)

Satai atau Sate merupakan makanan khas Indonesia. Banyak varian Sate nusantara dengan ciri khas daerahnya masing masing, seperti Sate Padang, Klathak, Maranggi, serta tidak ketinggalan Sate Lilit Bali. Sate menawarkan sensasi makan daging yang berbeda karena sate dibuat dari potongan daging yang ditusukan ke batang kayu seperti lidi. Namun berbeda dengan sate lilit Bali yang menggunakan daging halus dan dilitikan pada batang serai. Sate khas Bali ini memiliki rasa yang gurih. Biasanya sate lilit dibuat menggunakan daging Ikan, namun tidak menutup kemungkinan dibuat juga dengan berbagai macam daging lainnya seperti daging Ayam, Sapi, kambing, Babi, dan lain lain. Sate Lilit Bali yang memiliki cita rasa yang khas karena terbuat dari bumbu khas Bali yang disebut dengan Base Genep.

Base Genep adalah serangkaian bumbu pokok yang biasanya digunakan untuk membuat makanan tradisional khas Bali, seperti Ayam Betutu, Kambing Guling, Lawar, dan tentunya Sate Lilit serta masih banyak lagi. Base Genep menjadi rahasia kelezatan setiap makanan khas bali yang terdiri dari 15 rempah rempah khas Indonesia. Rempah rempah base genep antara lain bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, serai, kencur, jahe, kunyit, laos lengkuas, dan rempah aromatik lainnya seperti jeruk limau, daun salam serai dan lain lain. Meski tidak disajikan dengan tambahan saus atau bumbu yang dapat dicocol pada sate, tidak mengurangi kenikmatan rasa sate lilit bali. Semua rempah pada bumbu base genep berpadu dan memberikan cita rasa yang khas. Selain itu, daging halus yang di lilitkan pada batang serai juga menjadi ciri khas.

Penggunaan batang serai untuk manyajikan Sate memang tidak biasa. Sate lilit Bali menggunakan serai yang masih hijau sebagai tusuk sate. Ukuran batang serai yang besar dibanding tusuk lidi tidak menyulitkan sate lilit Bali untuk disantap. Jangan khawatir aroma serai akan menggangu dan mendominasi cita rasa sate lilit bali ini, aroma serai justru berpadu harmoni di mulut ketika memakannya. Selain memberikan aroma dan mengusir bau amis pada daging, penggunaan batang serai juga memperkaya rasa makanan dan mendapatkan sensasi menyegarkan ketika disantap. Tekstur daging halus yang dilitkan pada batang serai harus pas, hingga berbentuk aga bulat dan padat agar ketika di lilit daging tidak mudah hancur dan mendapatkan bentuk yang menarik.

Proses pembuatan Sate Lilit Bali terbilang cukup mudah namun memang harus mempunyai feeling yang tepat untuk memasaknya. Menggunakan rempah rempah yang langsung didatangkan dari Bali juga dapat menambah nikmat Sate Lilit Bali yang akan dimasak. Pertama campurkan daging giling halus dengan bumbu base genep yang sudah dihaluskan. Jika daging dan base genep sudah tercampur dengan rata kepal adonan kemudina lilitkan pada batang serai. Selagi melilitkan daging ke batang serai, kita bisa memanaskan teflon dan memberikan sedikt minyak agar tidak lengket ketika dimasak. Jangan lupa untuk membolak balikan sate saat dimasak agar semua daging matang. Untuk menambah rasa nimat kita bisa sesekali mengoleskan santan kental ketika dimasak. Kemudian agar rasa sate lilit semakin sedap kita bisa memanggang sate lilit setelah dimasak di telfon. Sate lilit semakin lengkap dimakan dengan nasi dan hidangan pendamping lainnya seperti telur pindang, jukut urap dan tidak ketinggalan sambal matah.

Kontributor : Maulani Mulianingsih, Universitas Al Azhar Indonesia Internship Generasi Pesona Indonesia Nasional Kelompok 11 Ekonomi Kreatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here