Menunggu Matahari Terbit di Bukit Gondopurowangi Magelang

Magelang – Ada satu spot asri yang ‘mblusuk’ di kawasan pegunungan tawarkan pesona keindahan dari ketinggian di Magelang. Bukit Gondopurowangi, salah satu objek wisata yang cocok untuk melihat sunrise dan nge-camp.

Jika sedang berlibur ke Magelang, jangan lupa berkunjung ke Bukit Gondopurowangi. Wisata ini masuk ke dalam pegunungan Menoreh, urutan nomor dua dari Utara. Letaknya di Desa Kenalan, Borobudur, Magelang. Sekitar 11 km dari Candi Borobudur. Dahulu bukit ini menjadi tempat semedi pengikut Pangeran Dipopnegoro. Jalan yang dilalui untuk sampai ke sini tidak terlalu sulit hanya saja menanjak dan agak berkelok-kelok.

Sobat Genpi bisa lewat rute Jalan Magelang-Mendut jika berangkat dari Yogyakarta. Jalan masuk utama ke bukit hanya cukup dilewati satu sepeda motor. Disarankan bagi yang hendak kemari untuk mengendarai motor atau memarkirkan mobil di mulut jalan lalu berjalan kaki kurang lebih 1 km. Lalu apa saja yang bisa dilakukan di Bukit Gondopurowangi?

Spot sunrise dan melihat pemandangan

Setinggi 800 mdpl, Bukit Gondopurowangi menyuguhkan pemandangan langit dan hehijauan pohon terbentang 360 derajat. Untuk sampai puncak pengunjung harus menaiki 161 anak tangga. Saat cuaca cerah sobat Genpi juga bisa melihat jelas Gunung Merapi, Merbabu dan Sumbing yang elok. Bukit ini juga terkenal dengan spot sunrisenya yang menawan. Pada malam hari pemandangan lampu-lampu kota terlihat indah dan menenangkan. Sobat Genpi dapat puas memandangi langit pagi ataupun langit malam karena keduanya sama-sama indah. Disarankan untuk datang di Bulan Juli – Agustus untuk melihat sunrise yang lebih sempurna.

Melihat satwa

Bukit ini masih tergolong baru dan asri. Tak heran bila pengunjung dapat bertemu dengan beberapa satwa. Tepatnya di pagi hari pukul 08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 WIB, jika beruntung pengunjung dapat bertemu monyet liar dan melihat Elang Jawa terbang di atas kepala. Tapi tak perlu khawatir ! Monyet-monyet disini tidak jahil kok karena mereka takut manusia!

Berkemah

Berkemah menjadi pilihan yang tepat jika sobat Genpi ingin melihat sunrise dan menikmati langit malam di bukit. Bukit Gondopurowangi menawarkan tempat camping yang tidak terlalu tinggi. Memiliki dua puncak yang diberi nama Puncak Dandang, saat ini puncak sebelah kanan dalam tahap persiapan pembukaan lahan tambahan untuk nge-camp. Menurut penjaga Bukit Gondopurowangi, Nur Al Amin, diperhitungkan di masa mendatang Bukit Gondopurowangi dapat menampung hingga 50 tenda. Per malam dikenai biaya Rp 10.000 per orang. Sayangnya untuk saat ini belum disediakan persewaan tenda sehingga pengunjung harus membawa sendiri.

Spot Foto

Bukit Gondopurowangi juga menyediakan beberapa spot foto antara lain berlatar belakang bulan sabit, tulisan “Bukit Gondopurowangi”, pemandangan alam, Puncak Dandang, balon udara dan lain-lain.

Track Sepeda

Walaupun rute yang dilewati untuk sampai ke Bukit Gondopurowangi cukup menantang, namun nyatanya ada loh yang menjadikan rute ini sebagai rute bersepeda. Catur (30), seorang pengunjung asal Muntilan, mengaku sudah dua kali mengunjungi Bukit Gondopurowangi bersama kawan sekomunitas sepeda. “Kita nyari jalur yang jarang ditemui orang, cari tempat-tempat tinggi. Setelah kita capek bersepeda (lalu) dapat view kan jadi lega”, ungkap Catu, Sabtu (6/9/2020). Ia menambahkan rute menuju Bukit Gondopurowangi yang cukup curam untuk pesepeda malah membuat penasaran. Tapi disesuaikan kembali dengan kemampuan masing-masing ya!

Harga tiket masuk : Rp 5.000
Fasilitas : Warung, kamar mandi
Jam operasional : 24 jam

Artikel ini ditulis oleh Andrea Aurelia, Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jurusan Ilmu Komunikasi, pada program Magang Genpinas 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here