Membumi Untuk Melangit Bersama Pasar Inis

Membicarakan Indonesia berarti kita membicarakan rumah dari ribuan pulau, suku, adat, dan ratusan bahasa. Setuju nggak? Nah, sobat GenPI, keberagaman itulah awal mula dari banyaknya upacara adat di Indonesia salah satunya panen raya. Panen raya ialah acara pemetikan hasil padi secara besar-besaran. Upacara ini bertujuan untuk menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen para petani.

27 September 2020 mendatang, Pasar Inis akan menggelar upacara panen raya. Sebagai desa swakarya yang bergantung pada hasil pertanian, Pasar Inis akan menggelar upacara ini sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang diberikan oleh Tuhan. Acara ini bertajuk “Matur Nuwun Gusti” yang berarti “Terima Kasih Tuhan”. Bedol bumi merupakan salah satu rangkaian acara yang akan dilaksanakan di Hajatan ini. Sobat GenPi tau nggak Bedol Bumi itu apa?

Bedol Bumi ialah arak-arakan hasil tani yang nantinya akan dibawa oleh para pedagang di Pasar Inis. Kedengarannya seru banget kan acara ini? Eits, nggak cuma acaranya, pengisi acaranya pun super banget! Salah satu komposer dan pemain gamelan terkenal, Anon Suneko (@gamelanon), turut memeriahkan acara ini loh, sobat GenPI.

Selain pertunjukkan kontemporer, Pasar Inis juga mengadakan lomba untuk para warga daerah Brondongrejo. Lomba-lomba yang diadakan di antaranya ialah lomba mendandani orang-orangan sawah, lomba kejar ducku (daku) kau kutangkap alias lomba ngejar bebek, lomba CLBK yaitu lomba mengejar layang-layang, dan masih banyak lagi.

Wah, kebayang nggak sih akan seseru apa Hajatan Pasar Inis ini?! Sobat GenPI harus tau, kalau acara ini dibuat secara independen oleh Pasar Inis. Hm, hebat ya destinasi digital yang satu ini. Yuk, untuk sobat GenPI yang kebetulan warga Kabupaten Purworejo, jangan lupa untuk tandain kalendernya tanggal 27 September 2020, pakai maskernya, dan ikut meriahkan Hajatan ini agar kita senantiasa membumi untuk melangit.

Sumber:
Wawancara daring bersama Lek Pur (Rianto Purnomo)

Ditulis oleh Widya Agustiany Putri, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, dalam program magang GenPI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here