Megahnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Tersibuk di Indonesia

Bandara atau bandar udara, sarana yang krusial dalam dunia transportasi khususnya transportasi udara. Di Ibu Kota sendiri, Jakarta punya bandara yang digadang-gadang sebagai bandara tersibuk di Indonesia, bahkan mengalahkan Changi Airport di Singapura. Ya benar ! Bandar Udara Soekarno-Hatta. Bandara yang sering disebut Soetta ini merupakan bandar udara utama di Ibu Kota Jakarta. Nama Soekarno-Hatta ini identik dengan dua orang tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia dan Presiden-Wakil Presiden Indonesia pertama. Memiliki luas 18 km persegi, bandar udara yang terletak di Cengkareng, Jakarta Barat ini memiliki kapasitas hingga lebih dari 66 juta penumpang di tiga terminalnya. Dapat menampung berpuluh juta penumpang, membuat bandara ini terlihat megah dan besar.

Megah, Mewah, Estetik, Terminal 3 Soetta tempatnya !

Walaupun baru diresmikan pada tahun 2009, Terminal 3 Bandara Soetta ini berhasil mengalahkan pamor 2 terminal lainnya. Bagaimana tidak, memiliki total luas sebesar 422.804 meter persegi membuat Terminal 3 ini mengalahkan besarnya Terminal 3 Changi Airport di Singapura. Dapat memuat 20 juta penumpang, terminal ini juga dilengkapi dengan fasilitas berteknologi canggih ala bandara luar negeri. Mulai dari WiFi dengan kecepatan kilat, Mesin bagasi otomatis, hingga teknologi pencahayaan yang menyesuaikan kondisi cuaca sekitar. Terminal yang sering dijuluki Terminal Ultimate ini juga menyandang terminal terbaik di Indonesia versi majalah bandara karena kemutakhiran teknologinya. Penataan dan design terminal yang nyaman dan terkesan megah serta dilengkapi dengan banyak lukisan dan instalasi seni, membuat Terminal 3 menjadi spot foto favourite penumpangnya. Masih ingat Film Ada Apa Dengan Cinta? Film romantisme remaja tersebut juga mengambil latar filmnya di Terminal 3 ini lho !

Soetta dan Transportasi Terintegrasinya

Walaupun secara georgrafis letak Bandara Internasional Soekarno Hatta ini berada pada kecamatan Benda, Tangerang, tak membuat bandara ini sulit dijangkau oleh para penumpangnya. PT Angkasa Pura II telah mendedikasikan energinya untuk selalu meningkatkan aksesabilitas untuk mempermudah dan mempernyaman para penumpang yang akan boarding di Soetta. Salah satunya adalah dengan adanya Skytrain, kereta tanpa awak yang diresmikan tahun 2017 yang menghubungkan Terminal 1, 2, dan 3. Selain Skytrain, para penumpang juga dapat mengakses Bandara Soetta dengan menggunakan Bus, Kereta Api (KRL), dan Taxi. Dalam waktu yang akan datang, Soetta juga akan dapat diakses dengan menggunakan Light Rail Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT). Keren ya!

Rencana Terminal 4

Seakan tidak pernah kehabisan ide, Angkasa Pura II mengungkapkan akan dibangun terminal baru untuk mempermudah dan menampung lebih banyak penumpang yang akan boarding lewat Bandara Soetta. Ya, pembangunan Terminal 4. Direncakan dapat menampung sebanyak 40 juta penumpang, Terminal 4 akan dibangun lebih luas dan lebih megah dari Terminal 3 dibagian utara Bandara. Rencananya terminal ini akan mulai digarap tahun 2021 dengan menghabiskan anggaran lebih dari 10 triliun rupiah. Penasaran dengan kemegahannya? Yuk tunggu pembangunannya!

Sources :
https://www.liputan6.com/bisnis/terminal-4-bandara-soetta-bakal-lebih-megah-dari-terminal-3

https://travel.kompas.com/9-fakta-terminal-bandara-terbaik-di-indonesia-terminal-3-soetta?page=all

Ditulis Oleh Galuh Haris Septyana, Universitas Gadjah Mada, Prodi Pariwisata, Program Magang GENPINAS Tahun 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here