Laklak, Jajanan Khas Bali yang Mirip Serabi

Genpi.Id – Serabi merupakan jajanan tradisional yang sudah sangat akrab di lidah kita. Kue yang berasal dari tepung beras ini dapat kita temukan di pasar tradisional atau toko kue. Kue berbentuk bulat ini memiliki dua rasa yaitu manis dan gurih. Serabi merupakan kue tradisional yang berasal dari Sunda, namun Pulau Dewata juga memiliki makanan khas yang mirip dengan serabi.

Jajanan tradisional khas Bali yang disebut “Laklak” ini jarang diketahui oleh para wisatawan. Laklak memiliki bentuk bulat yang sama seperti serabi khas Pulau Jawa. Kue laklak berukuran lebih kecil dan memiliki warna hijau muda yang berbeda dengan serabi pada biasanya. Warna hijau laklak berasal dari pewarna hijau alami yaitu perasan daun suji.

Adonan laklak terdiri dari terigu, tepung tapioka air panas, santan dan pewarna hijau daun suji. Laklak dimasak menggunakan cetakan tanah liat yang serupa dengan cetakan kue cubit. Kue laklak dipanggang di atas tungku kayu bakar yang membuat kue ini memiliki aroma yang khas. Setelah matang laklak disajikan dengan siraman gula merah dan taburan parutan kelapa. Kue laklak biasa disajikan sebagai makanan pelengkap minum kopi dan teh.

Laklak sering ditemukan di pasar tradisional pada pagi hari. Masyarakat Bali sering menyantap kue ini sebagai sarapan pagi. Selain itu kue ini juga sering ditemukan dalam upacara adat Bali yaitu Kuningan dan Galungan. Pada upacara adat laklak biasa disajikan dengan beragam kue tradisional khas Bali yang disebut Jaje Bali. Jaje yang berarti kue dalam bahasa Bali. Kue tradisional yang termasuk dalam Jaje Bali seperti jaje uli, jaje sumpring dan jaje laklak.

Jajanan tradisional ini bisa Anda dapatkan dengan membayar Rp 5000 untuk mendapatkan satu porsi yang berisi lima laklak. Dengan harga yang cukup murah, Anda dapat menikmati cita rasa manis dan gurihnya kue laklak dengan aroma kayu bakar yang khas. Jika tertarik ingin pergi ke Bali, sempatkan untuk mencicipi jajanan tradisional khas Pulau Dewata ini ya!

Ditulis oleh Farah Nabila, Universitas Al Azhar Indonesia, Jurusan Broadcasting and New Media, pada Program Magang Genpinas Tahun 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here