Terpikat Pesona Gunung Singgalang dan Telaga Dewi di Puncaknya

Tinggi Gunung Singgalang adalah 2877 mdpl. Gunung yang sudah tidak aktif lagi ini masih diliputi dengan vegetasi hutan hujan tropis yang masih lebat dan asri.

Advertisement
View Gunung Singgalang dilihat dari arah Bukittinggi - @fedofathuur_
View Gunung Singgalang dilihat dari arah Bukittinggi. (Foto: @fedofathuur_)

Ada beberapa gunung di Sumatera Barat dengan ketinggian lebih 2000 meter. Salah satunya adalah Gunung Singgalang.

Gunung Singgalang adalah gunung yang sudah tidak aktif lagi. Memiliki ketinggian ketinggian 2.877 meter. Banyak yang bilang, bentuknya sangat mirip dengan Gunung Merbabu di Jawa Tengah.

Kamu sudah pernah mendaki Gunung ini?

Baca juga:
* Janjang Koto Gadang, “The Great Wall”nya Sumatera Barat

Banyak pendaki yang menaikinya untuk melihat dan menikmati keindahan telaga yang ada di puncaknya.

Lokasi

Gunung Singgalang berada dalam jalur Bukit Barisan dan berdekatan dengan Gunung Tandikat. Terletak di arah barat Gunung Marapi.

Kalau kamu berkendara dari arah Padang Panjang menuju Bukittinggi, gunung ini berada di sebelah kirimu.

Puncaknya hanya berjarak sekitar 10an kilometer dari pusat Kota Bukittinggi.

Secara administratif masuk wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Dan berada di bawah area kerja Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat.

Jam Buka

Gunung Singgalang Sumatera Barat - @romi_saputra969
(Foto: @romi_saputra969)

Area gunung ini terbuka luas. Kamu bisa memasuki dan menaikinya kapan saja kamu mau. Setiap hari selama 24 jam.

Tiket Masuk

Pengunjung perlu untuk mendaftar dan membayar registrasi di pos pendakian. Bagi pendaki yang membawa kendaraan pribadi, dapat dititipkan oleh petugas di sana.

Berikut tarif yang dikenakan para pengunjung yang ingin mendaki:
Parkir dan penitipan kendaraan: Rp. 20.000
Registrasi pendaki: Rp. 10.000

Keindahan Singgalang

Jam Gadang vs Gunung Singgalang - @saka_nugraha
Jam Gadang vs Gunung Singgalang di latar belakang. (Foto: @saka_nugraha)

Tinggi gunung vulkanik yang sudah tidak aktif lagi ini adalah 2877 mdpl. Berita baiknya, gunung ini masih diliputi dengan vegetasi hutan hujan tropis yang masih asri.

Kalau mendakinya, kamu akan mendapatkan jajaran pepohon hijau yang masih rapat di kontur perbukitannya.

Karena hutannya masih bagus, gunung ini kaya akan sumber air. Para pendaki tidak kesulitan menemukan air, bahkan di musim kemarau sekalipun.

Baca juga:
* Pesona Gunung Bromo yang Megah di Jawa Timur

Telaga Dewi

Telaga Dewi Mount Singgalang - @shohibulazmirivai
(Foto: @shohibulazmirivai)

Mendaki gunung ini lumayan berat, sangat menguras tenaga dan menantang adrenalin. Banyaktanjakan terjal yang akan kamu jumpai sedari awal naik.

Namun kalau berhasil sampai puncaknya, kamu akan sangat terhibur dengan keindahan Telaga Dewi. Satu spot favorit para pendaki.

Telaga ini sangat cocok menjadi spot beristirahat. Menikmati fenomena alam yang menakjubkan, setelah berjam-jam melewati medan yang berat.

Telaga Dewi merupakan telaga tertinggi di Sumatera Barat. Berada di ketinggian 2.762 mdpl. Luas telaga ini sekitar 1 hektar.

Menjadi maskot Gunung Singgalang, karena banyak pendaki lebih senang menikmati telaga ini dibanding puncaknya.

Airnya tenang bewarna biru, hasil pantulan langit. Dikombinasi dengan pepohohan hijau, menghasilan pemandangan yang indah menenangkan hati.

Di sini, para pendaki bisa mengambil airnya yang jernih untuk diminum. Banyak pendaki yang mendirikan tenda di dekatnya.

Penulis belum mendapat informasi asal usul penamaan telaga ini. Namun kabarnya telaga ini berasal dari kawah yang sudah tidak aktif.

Legenda

mitos legenda Gunung Singgalang Sumatera Barat - @andy_aliakbr.
(Foto: @andy_aliakbr.)

Banyak tempat di Indonesia yang memiliki kisah mistis dan legenda. Tidak terkecuali dengan Gunung Singgalang yanng terkenal dengan legenda 7 Manusia Harimau.

Gunung ini menjadi awal mula munculnya 7 manusia harimau yang kemudian melegenda. Stasiun televisi RCTI pernah mengangkat ceritanya dalam bentuk drama sinetron.

Saat itu warga di kaki gunung tersebut mempunyai sebuah perguruan silat. Jika ingin lulus dari perguruan tersebut, para murid harus diuji menelusuri hutan di gunung.

Ujiannya tidak mudah, masuk hutan hanya dengan berbekal bawang dan garam.

Kalau kembali ke perguruan dengan membawa sabuk dari kulit harimau, maka dia dinyatakan lulus. Dan ia memiliki ilmu harimau.

Demikian cerita yang dilansir akun Facebook MNC Update.

Jalur Pendakian

jalur pendakian Gunung Singgalang Sumatera Barat - @dwikinugroho93
(Foto: @dwikinugroho93)

Jalur pendakian yang paling populer adalah jalur Pandai Sikek yang terletak di Desa Tanjung, Koto Baru, Kabupaten Agam.

Jalur ini terbilang mudah bagi pendaki. Karena terdapat tower stasiun televisi RCTI yang biasa dijadikan panduan oleh pendaki.

Berikut ini 3 jalur pendakian yang umum digunakan:

Jalur pendakian Koto Baru dapat ditempuh dengan transportasi umum Padang-Koto Baru. Selanjutnya dilanjutkan ke Pandai Sikek, Total waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan.

Jalur pendakian Balingka dapat ditempuh dengan rute Padang-Padang Luar. Kemudian dilanjutkan dengan angkutan desa Batu Tagak- Panambatan. Total waktu perjalanan sekitar 3,5 jam.

Jalur pendakian Toboh dapat ditempuh rute Padang-Padang Luar. Kemudian dilanjutkan dengan angkutan umum menuju Toboh. Waktu tempuh sekitar 2 jam.

Di semua jalur tersebut, kamu akan mudah menemukan banyak sumber air.

Trek pendakiannya unik. Di awal trek terjal dan ekstrim. Namun saat menjelang puncak, treknya justru melandai.

Baca juga:
* Pesona Ngarai Sianok di Sumatera Barat

Bagaimana? Apakah kamu tertantang untuk mencoba mendaki gunung ini?

Kalau ada yang pernah mendaki Gunung Singgalang di Sumatera Barat ini, bisa share ceritamu di kolom komentar yaa.

(Penulis: Dylan Arrifqi Qadrian, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Program Magang Genpinas)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here