Festival Maksaira 2019 Bangkitkan Budaya Leluhur Kepulauan Sula

Atmosfir acara puncak Festival Maksaira 2019 terasa begitu meriah kemarin, Rabu (21/08/2019), malam. Anak-anak sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kepulauan Sula begitu antusias saat nama pemenang lomba, pegelaran pentas seni dan tarian kolasal diumumkan.

Yang juga sangat menarik dari acara penutupan Festival Maksaira 2019 ini adalah, ditampilkannya berbagai budaya leluhur Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Puncak Festival Maksaira 2019 Kepulauan Sula

Tampil dengan penuh pesona, Tarian Laka Baka asal Desa Malbufa, Kecamatanan Sanana Utara. Satu dari beberapa tarian yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional. Sebuah tarian yang membangkitkan leluhur Sula.

Ketua Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Maluku Utara Opan Jacky menjelaskan, Tarian Laka Baka ini juga akan tampil di acara Kebudayaan tingkat Nasional di Jakarta, pada tanggal 10 November 2019.

“Tidak kalah menarik adalah penampilan tarian laur, tarian cakalele, tarian gambus, dan tarian mansanggia.” Tambah Opan.

Budaya Kepulauan Sula - 3
Berbagai budaya Kepulauan Sula ditampilkan. (Foto: ist)

Opan mengatakan, acara budaya seperti ini sangat penting bagi kelangsungan budaya Nusantara, khususnya Maluku Utara. Karena banyak sekali kaum muda yang terlibat di dalam Festival Maksaira 2019.

“Momen seperti ini menjadikan kita mengenal kembali budaya-budaya leluhur Kepulauan Sula. Juga membuat kita bangga bahwa kita bisa melestarikan budaya leluhur ini secara turun temurun,” Ungkapnya.

Dirinya juga berharap, anak-anak muda di Maluku Utara bisa membantu menyebarkan konten positif mengenai budaya daerahnya ini. Sehingga semakin banyak yang melihat keanekaragaman budaya Nusantara asal Maluku Utara.

pemenang lomba Festival Maksaira 2019 - Kepulauan Sula
Foto bersama pemenang lomba. (Foto: ist)

Acara puncak diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sula. Lalu dilanjutkan sambutan Bupati Kepulauan Sula yang diwakili oleh Sekretaris Daerah. Festival Maksaira 2019 resmi ditutup, yang ditandai dengan pemukulan Gong oleh Sekda.

Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah peserta lomba. Termasuk penyerahan hadiah Umroh dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula kepada peserta Gabalil Hai Sua Tertua, Tete Dodi yang berusia 78 Tahun.

Hadiah untuk pemenang lomba di beberapa rangkaian Festival Maksaira 2019, diserahkan oleh Muspida Kepulauan Sula; yaitu Dandim 1510 Sanana, Sekretaris Daerah Kepulauan Sula, Asisten 3 Pemkab Kepulauan Sula, Kepala Dinas Pariwisata, dan Bupati Kepulauan Sula.

Selamat untuk Festival Maksaira 2019 dan Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Kontributor: Opan Jacky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here