Famtrip Media 3 Negara Bakal Sambangi Labuan Bajo

famtrip kemenpar labuan bajo ntt - @kent_hy
Kemenpar kembali adakan famtrip ke Labuan Bajo, NTT. Mengajak media-media asal Indonesia, Malaysia, dan Australia. (Ilustrasi. Foto: Instagram @kent_hy)

Program famtrip kembali digulirkan Kemenpar. Kali ini untuk mempromosi Wisata Budaya dan Kuliner Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini akan digelar 8-11 Oktober 2019. Famtrip melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Australia. Pesertanya memiliki background media, influencer, dan blogger.

Untuk media, ada 4 media asal Australia yang dilibatkan. Terdiri dari Community News, So Perth, The West Australian, hingga WA Today. Media asal Malaysia diisi The Star, OhBulan, Harian Metro, dan Eat Pray Love.

Media lokal Indonesia ada Kumparan dan Detik Travel. Beberapa nama influencer dan blogger yang dilibatkan adalah, Dimas Danang Soeryonegoro, Galabby Thahira Pahlevi, Patricia Malina, juga Paquita Genuschka.

Baca juga:
* Taman Nasional Komodo Tidak Jadi Ditutup? Ini Bocorannya!

“Labuan Bajo merupakan destinasi yang selalu menarik dieksplorasi. Ada beragam experience yang bisa dinikmati wisatawan di sana. Alam dan budayanya sangat eksotis. Melalui program famtrip, destinasi Labuan Bajo akan semakin dekat dengan publik. Sebab, peserta famtrip ini luar biasa dengan network pasar kuat,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Famtrip ini juga menjadi media promosi rute baru AirAsia. Sebelumnya AirAsia membuka rute baru Denpasar-Labuan Bajo mulai awal Agustus. Rute ini dilayani 7 kali selama sepekan. Armada yang digunakan Airbus A320 dengan kapasitas 180 seat. Setiap hari AirAsia berangkat dari Bandara Ngurah Rai, Denpasar, pukul 12.55 WITA. Untuk flight dari Labuan Bajo jam 14.40 WITA.

“Kemenpar tetap berkomitmen mendukung maskapai yang membuka rute baru. Rute ini bisa domestik atau mancanegara. Kami optimistis, AirAsia akan menaikan frekuensi penerbangannya menuju Labuan Bajo. Sebab, destinasi ini luar biasa. Potensi pasarnya besar. Kami libatkan media Malaysia dan Australia karena kedua negara itu adalah pasar menjanjikan,” tegas Rizki.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisman mencapai 10,87 Juta atau naik 2,67% pada rentang Januari-Agustus 2019. Slot terbesar dimiliki wisatawan Malaysia dengan jumlah 2,11 Juta atau 19,38% dari total arus masuk wisman. Autralia menjadi kontributor wisman terbesar ke-4 dengan jumlah 876,8 Ribu atau 8,07%. Untuk slot besar lain diberikan Tiongkok, Singapura, juga Timor Leste.

Lebih spesial lagi, investor Australia tertarik berinvestasi di Labuan Bajo. Angka investasinya sekitar USD1 Miliar atau setara Rp14 Triliun. Pada rentang Januari-Agustus tersebut, wisman mengandalkan jalur udara. Slotnya mencapai 6,49 Juta kunjungan. Jalur laut berkontribusi 2,8 Juta wisman, lalu poros darat dilewati 1,57 paspor asing.

“Jalur udara tetap vital mendukung pergerakan wisman. Kami optimistis, pergerakan wisatawan asal Malaysia dan Australia akan naik signifikan menuju Labuan Bajo. Sebab, slot brandingnya memadai melalui program famtrip tersebut. Spot-spot destinasi yang dieksplorasi famtrip ini juga menarik,” tegas Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kemenpar Adella Raung.

Labuan Bajo merupakan gerbang menuju destinasi lain di sekitarnya. Menggunakan live on board, sedikitnya ada 5 destinasi populer yang akan dieksplorasi. Sebut saja Pulau Padar, Pink Beach, Pulau Rinca, Pulau Kalong, Liang Dara, hingga Batu Cermin. Format aktivitasnya diantaranya trekking dan snorkeling. Famtrip juga semakin lengkap dengan eksplorasi kuliner khasnya.

“Labuan Bajo dan sekitarnya tetap eksotis. Alam, budaya, hingga value bisnisnya sangat besar. Program famtrip ini akan memberi impact positif luar biasa bagi pergerakan wisatawan di sana. Semua lini tentu akan mendapatkan manfaat jangka panjang dari aktivitas ini. Apalagi, Labuan Bajo membidik wisatawan kelas premium,” kata Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani.

Baca juga:
* 7 Inspirasi Liburan di Labuan Bajo ala Ayu Ting Ting

Mendukung pergerakan wisatawan premium, upgrade infrastruktur terus digulirkan di Labuan Bajo. Dermaganya direbranding. Kawasan ini akan dilengkapi hotel, marina, hingga zona komersiil. Untuk mendukung program tersebut, anggaran Rp1,6 Triliun sudah disiapkan. Daya tarik Labuan Bajo makin optimal karena Pulau Komodo batal ditutup.

“Labuan Bajo dan destinasi di sekitarnya selalu menjadi daya tarik luar biasa. Program famtrip ini punya fungsi strategis. Sebab, ada banyak informasi terbaru yang harus disampaikan pada pasar mancanegara. Setelah ini, pasar akan cepat menyesuaikan dengan kondisi di sana,” tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang juga Menpar Terbaik ASEAN.(*)

Peserta Famtrip Diperkenalkan dengan Paket Wisata

Peserta famtrip Promosi Wisata Budaya dan Kuliner Labuan Bajo tidak hanya diperkenalkan keindahan alam dan budaya. Mereka juga diberi tahu cara terbaik berlibur ke Labuan Bajo. Yaitu lewat paket perjalanan.

Famtrip Promosi Wisata Budaya dan Kuliner Labuan Bajo, digelar 8-11 Oktober 2019. Dalam kegiatan ini, diperkenalkan sejumlah paket perjalanan. Paket-paket ini bisa mempermudah wisatawan yang ingin mengeksplorasi Labuan Bajo.

Salah satunya paket dari PT Flores Komodo Tours dengan basis di Sikka, NTT, dan Badung, Bali. Ada banyak paket yang ditawarkan. Diantaranya 3D2N Trekking-Snorkeling di Taman Nasional Komodo. Paket wisata ini mengajak wisatawan tinggal di kapal (Liveaboard)

“Labuan Bajo dan NTT memiliki banyak spot eksotis. Untuk menjangkau dan menikmatinya pun sangat mudah. Ada beragam paket wisata yang ditawarkan TA/TO dengan harga kompetitif. Dijamin seluruh wisatawan puas karena perjalanan jadi lebih efektif,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, Selasa (8/10).

Paket 3D2N tersebut dibanderol beragam harga. Namun harganya ikut ditentukan jumlah peserta tour. Banderol tertinggi Rp18,4 Juta per pax. Namun, apabila sudah didiskon harganya menjadi Rp16,4 Juta per pax. Untuk 2 orang harganya berubah menjadi Rp9,47 Juta per pax. Dan, bila didiskon menjadi Rp8,47 Juta per pax.

Paket 3D2N Trekking-Snorkeling di Taman Nasional Komodo ala Flores Komodo Tours akan semakin seru jika jumlah peserta tour bisa mencapai 30 orang. Harga paketnya super murah Rp3,78 Juta per pax. Namun, apabila tanpa diskon menjadi Rp3,98 Juta per pax.

Rizki menambahkan, harga sesuai dengan experience terbaik yang didapatkan wisatawan.

“Berapapun jumlah peserta dan harganya, paket yang ditawarkan tetaplah menarik. Sebab, experiecenya memang luar biasa. Rute-rute yang ditawarkannya unik dan menarik. Sebab, setiap destinasi memiliki karakter khas,” lanjut Rizki.

Itinerary menarik sudah menunggu. Sebagai gambaran, hari pertama mengunjungi 4 spot sekaligus. Rutenya, Labuan Bajo-Pulau Kelor-Pulau Rinca-Pulau Kalong. Rute ini memungkinkan wisatawan menikmati keajaiban berupa reptil purba, Komodo. Untuk hari ke-2, rutenya Pulau Padar-Pulau Komodo-Pantai Pink-Manta Point.

Berada di Manta Point, wisatawan bisa snorkeling sepuasnya. Pada hari ke-3, destinasinya Pulau Kanawa-Pulau Bidadari-Labuan Bajo. Di Pulau Kanawa wisatawan akan menikmati trekking dan sunrise. Bila belum puas, wisatawan bisa melanjutkan snorkeling dengan karakter berbeda di Pulau Bidadari.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kemenpar Adella Raung mengatakan, ada banyak fasilitas yang bisa dinikmati.

“Silahkan datang ke Labuan Bajo. Pilihlan paket wisata yang sesuai dan paling menarik. Sebab, paket ini sudah termasuk beragam fasilitas yang bisa dinikmati oleh para wisatawan. Dijamin perjalanan dengan beragam experience semakin nyaman,” kata Adella.

Dengan mengambil paket wisata yang ditawarkan, wisatawan memang mendapatkan berbagai fasilitas. Sebut saja, transportasi lokal, jasa guide, makan dan minum, hingga tiket masuk ke berbagai destinasi tersebut. Wisatan juga mendapatkan asuransi, perlengkapan snorkeling, juga souvenir. Namun, tersebut belum termasuk paket diving atau laundry. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi +6281392353568.

“Paket wisata sangat memudahkan. Sebab, segala sesuatunya menjadi jelas dan simpel. Wisatawan tidak perlu lagi memikirkan segala sesuatu terkait perjalanan wisata. Sebab, semua sudah disiapkan dengan baik oleh TA/TO. Akses informasinya juga mudah. Labuan Bajo banyak memiliki Tourist Information Center,” jelas Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani.

Sepanjang 2018, kawasan ini dikunjungi 91.330 orang wisman. Jumlah tersebut naik 58,7% atau 33.794 orang wisman dari tahun sebelumnya. Adapun pergerakan wisnus sepanjang 2018 sekitar 71.111 orang.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menegaskan, wisatawan puas dengan pelayanan Labuan Bajo.

“Pergerakan wisatawan kompetitif di Labuan Bajo. Selain faktor keindahan alam dan budayanya, mereka juga percaya dengan pelayanan yang diberikan TA/TO di sana. Semuanya sangat memuaskan di Labuan Bajo. Jadi, silahkan aja berkunjung ke Labuan Bajo dan nikmati beragam warna eksotisnya,” tutup Arief yang juga Menpar Terbaik ASEAN.(****)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here