Serunya Famtrip Blogger Vlogger Asia Tenggara di Morotai

Morotai di Maluku Utara itu memang surganya dunia di bagian timur Indonesia. Pesona alam, budaya, kulinernya luar biasa. Termasuk keramahan warganya yang membuat wisatawan yang datang merasa senang dan ingin kembali.

Tak salah kalau Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mendatangkan group blogger dan vlogger ke Kabupaten Morotai Provinsi Maluku Utara. Dengan kemasan Familiarization Trip of Southeast Asian Countries and Japan Social Media Influencers, dari Direktorat Asia Tenggara, Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Kemenlu.

Blogger dan vlogger, para generasi muda berpengaruh dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan Jepang serta Timor Leste atau ASEAN (plus), tersebut diajak untuk mempromosikan Morotai berbarengan dengan acara Festival Morotai tahun 2019.

Baca juga:
* Kaka Slank Ajak Fans Datang ke Festival Morotai 2019

Blogger dan vlogger yang berasal dari berbagai negara Asia Tenggara berkunjung ke Morotai, Maluku Utara.
Blogger dan vlogger yang berasal dari berbagai negara Asia Tenggara berkunjung ke Morotai, Maluku Utara. (Foto: ist)

Koordinator program famtrip Hastin Dumadi dari Kemenlu, menjelaskan bahwa famtrip ini merupakan program Kemenlu sebagai salah satu upaya untuk mendukung promosi pariwisata Indonesia agar bisa mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara. Khususnya untuk meraih pasar pariwisata dari Asia termasuk Asia Tenggara.

“Melalui kolaborasi strategis ini diharapkan dapat berkontribusi positif bagi kemajuan pariwisata Indonesia, khususnya di Kabupaten Pulau Morotai,” kata Hastin.

Blogger vlogger Asia Tenggara di Morotai - Maluku Utara - 8
Keseruan famtrip blogger ke Morotai, Maluku Utara. (Foto: ist)

Sekadar info, Kabupaten Pulau Morotai, masuk menjadi salah satu dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Sering juga disebut “10 Bali Baru”, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2011.

Ada 10 blogger dan vlogger yang mengiktui Program Famtrip ini. Mereka antara lain; Shahril Fawzy (Malaysia), Sievphin Chong (Kamboja), Sunchai Sutjarit (Thailand), Namfon Inthavong (Laos).

Kemudian ada Rano Iskandar (Brunei Darussalam), Hiroyuki Tomura (Jepang), Tran Le Ngoc (Viet Nam), Nu Myat Theingi (Myanmar), Kara Santos (Filipina), dan Jose Maria (Timor Leste).

Blogger vlogger Asia Tenggara di Morotai - Maluku Utara - 1
Blogger asal Malaysia, Kamboja, Thailand, Laos, Brunei Darussalam, Jepang, Viet Nam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste, di Morotai Maluku Utara.

“Mereka adalah para bloggers dan vloggers muda berpengaruh di negaranya dengan memiliki followers sampai jumlah ratusan ribu orang, yang tersebar luas di jagat global,” jelas Hastin di perayaan puncak Festival Morotai, Kamis (08/08/2019), di Lapangan Sail Morotai.

Selama 4 hari di Morotai, grup bloggers dan vlogger muda ASEAN (plus) ini diajak untuk menikmati pengalaman island hopping. Snorkeling di pulau Kolorai, lalu diving di pulau Galo Galo dan Mitita Shark Point.

Blogger vlogger Asia Tenggara di Morotai - Maluku Utara - 9
Foto-foto di pantai yang cantik. (Foto: ist)

Mereka juga bertandang ke Pulau Kokoya, Dodola, Pasir Timbul, serta ke pulau Rao melihat pesona Batu Kopi. Tak lupa peserta Famtrip juga mengunjungi situs-situs sejarah Perang Dunia II, seperti pulau Zumzum sebagai tempat peristirahatan Jenderal Douglas MacArthur dan tentara Sekutu, situs tentara Japan Nakamura, dan Museum Perang Dunia II milik Muhlis Eso.

Di acara puncak Festival Morotai – Land of Stories, di hari kedua tanggal 8 Agustus 2019, bertepatan dengan hari lahirnya organisasi ASEAN ke-52, para ASEAN (plus) bloggers dan vloggers ikut menyaksikan penampilan musik tradisional Morotai, “Bambu Tada”.

Blogger vlogger Asia Tenggara di Morotai - Maluku Utara - 3
Mau foto seperti ini juga? (Foto: ist)

Di hari pertama Festival, penampilan musik tradisional “Bambu Tada” ini memecahkan rekor dunia dan rekor nasional dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori “pertama & terbanyak” para pemain instrumennya.

Tak ayal para bloggers dan vloggers dari ASEAN, Japan dan Timor Leste, langsung memviralkan penampilan grup musik “Bambu Tada” tersebut kepada para followers-nya.

Tak kalah seru, para blogge dan vlogger Asia Tenggara ini diundang tampil ke atas pentas untuk memperkenalkan dirinya kepada publik.

Diatas panggung, mereka memuji keindahan alam dan kebersihan lokasi-lokasi wisata di pulau Morotai, demikian halnya dengan kenikmatan kuliner khas lokal dan keramahan penduduknya.

Mereka begitu menikmati kunjungan ke destinasi-destinasi wisata Morotai.

“We Love Morotai,” seru mereka di atas panggung.

Famtrip Blogger vlogger Asia Tenggara di Morotai - Maluku Utara
Seru banget Famtrip Blogger vlogger Asia Tenggara ini. “We Love Morotai”. (Foto: ist)

Dan mereka pun berjanji untuk datang kembali dan terus mempromosikan pariwisata Pulau Morotai Maluku Utara melalui tulisan, foto, dan video mereka ke pembaca dan pendengar mereka.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, menyampaikan rasa gembiranya serta ucapan terima kasih saat menerima kunjungan para bloggers dan vloggers muda dari ASEAN, Japan dan Timor Leste.

Ucapan tersebut terutama ditujukan kepada Kementerian Luar Negeri, dimana melalui kunjungan para blogger dan vlogger muda berpangaruh dari ASEAN (plus) ini, akan memberikan dampak yang sangat positif dalam mempromosikan keindahan alam, budaya, kuliner, dan keramahan penduduk Morotai.

Benny Laos menegaskan bahwa pihaknya, dengan dukungan pemerintah pusat, terus berkomitmen dan berupaya keras untuk membangun sektor pariwisata di Morotai secara all-out.

“Kami terus menyiapkan infrastruktur dasar dan penunjang serta konektifitas Morotai dengan wilayah-wilayah di Indonesia dan dengan negara-negara tetangga di Asia Pasifik, seperti Filipina, Palau, Singapura, Korea, Japan dan RRT,” Papar Benny Laos.

Blogger vlogger Asia Tenggara di Morotai - Maluku Utara
Tuan rumah menyambut dengan ramah rombongan famtrip blogger ke Morotai. (Foto: ist)

Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Morotai, baik domestik maupun mancanegara. Apalagi Morotai akan terus dibangun dengan visi untuk menjadi kota dan pulau yang cantik dan ramah.

Baca juga:
* Asyik, Sekarang Sudah Ada Komunitas Genpi Morotai

Sesuai dengan julukannya Morotai, sebagai “Mutiara di Pasifik – Pearl of the Pacific”, yang terkelola secara “green, clean, and smart”.

Kamu juga mau ikutan famtrip blogger ke Morotai?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here