Doclang, Menu Sarapan Khas Bogor Yang Murah Dan Bikin Kenyang

Sumber foto : http://instagram.com/kuliner_bgr

Tidak hanya udaranya yang sejuk, kota hujan ini mempunyai wisata kuliner yang lezat dan bikin ketagihan. Aneka ragam kuliner yang tersedia membuat Bogor masuk kedalam list kulineran yang wajib dicoba para pelancong. Setiap daerah pasti memiliki makanan khasnya masing-masing, termasuk Bogor. Bogor memiliki menu sarapan yang wajib sobat Genpi coba karena makanan ini hanya tersaji di Bogor, bernama Doclang. Doclang merupakan makanan yang di dalamnya terdiri atas kupat atau lontong, tahu goreng, kentang goreng, telur rebus, kerupuk, kemudian disiram bumbu kacang di atasnya. Doclang ini biasanya disajikan sebagai menu sarapan oleh warga Bogor. Dahulu, penjual doclang mudah dijumpai karena banyaknya penjual keliling dengan cara dipikul, namun saat ini jumlah penjual doclang keliling sangat sedikit.

Doclang selintas mirip dengan kupat tahu dan ketoprak, yang membedakan adalah kupat atau lontong yang dibuat menggunakan daun patat sebagai pembungkusnya. Daun patat digunakan sebagai pembungkus kupat karena memiliki aroma yang khas sehingga menambah cita rasa kupat. Konon, nama doclang berasal dari singkatan “bumbu ledok pakai kacang” yang berarti bumbu kental yang terbuat dari kacang. Dalam penyajian doclang, bumbu kacang yang dibuat lebih kental dan lebih manis sehingga membuat doclang memiliki cita rasa yang khas. Hal itulah yang membedakan doclang dengan kupat tahu dan ketoprak.

Meskipun penjual doclang keliling sulit ditemukan, setidaknya ada penjual doclang yang masih eksis hingga sekarang. Penjual doclang yang sudah melegenda dan dikenal oleh masyarakat Bogor sebagai doclang terenak bernama Doclang 405. Doclang 405 sudah berjualan sejak 2002 di kawasan Jembatan Merah lebih tepatnya berada di Jalan Kapten Muslihat No.22, Bogor Tengah (samping Toko Terang). Bagi sobat Genpi yang berada di JaBoDeTaBek dan ingin mencoba Doclang 405 ini lokasinya tidak jauh dari Stasiun Bogor, bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Satu porsi doclang dengan isian lengkap dengan telur dijual dengan harga Rp 12.000 dan menu doclang tanpa telur dijual dengan harga Rp 10.000.

Oleh: Sulistianingsih, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Program Internship Generasi Pesona Indonesia 2021, Kelompok 13 Ekonomi Kreatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here