Diskusi Santai Tentang Menegakan Kedaulatan Data DI Era Ekonomi Digital

Sumber Foto : (Instagram Kemenparekraf)

Apa yang terpikirkan dengan keamanan data pribadi ? pasti dari kita semua beranggapan kalau data pribadi kita sudah disebar secara masif di internet. Dalam serial diskusi “Regulasi Ekenomi Digital #3” yang diadakan oleh Kemenparekraf membahas tentang bagaiamana menegakan kedaulautan data di era ekenomi digital. Pembahasan dalam diskusi ini membahas agar data pribadi yang kita berikan untuk keperluan tertentu, bisa dijaga secara baik dan tidak tersebar ke sembarang orang. Dalam sesi pertama di mulai dengan pemamparan yang di berikan oleh Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, beliau membahas tentang bagaimana data di kelola oleh Kominfo dan juga membahas tentang Rancangan Undang – Undang Perlingdungan Data Pribadi (RUU PDP).

Pembahasan kembali di lanjutkan oleh Staf Ahli Mentri Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf, Bapak Ari Juliano Gema. Dalam pemaparannya, Pak Ari menjelaskan bagaimana para pengusaha Ekonomi Kreatif yang sekarang sangat menjadikan data sebagai salah satu penarik investor. Maka dari itu, pengamanan data yang berada di internet sangat harus di lakukan, agar data tersebut tidak di manipulasi oleh orang lain. Selain itu, pak Ari juga akan membantu pengsosialisaian kepada pelaku ekonomi kreatif, jika RUU PDP di sahkan.

“ yang pasti memang Kemenparekraf berkepentingan, pasti kita juga akan membantu sosialisai tersebut, khusus untuk pelaku ekonomi kreatif” ucap pak Ari.

Memang, nyatanya di era digital seperti sekarang penggunaan data pribadi untuk dapat mengakses sesuatu sangat lumrah di temukan, tak terkecuali di dalam sektor ekonomi kreatif. Contohnya, dalam kita ingin menonton konser atau membeli sesuatu di E-Commerce, kita harus memasukan data pribadi kita dulu agar bisa mengakses halaman tersebut. Dalam hal ini, bisa dikatakan bahwa penggunaan data pribadi selalu dilakukan, bahkan untuk membeli sesuatu yang kita inginkan.

Diskusi ini juga bermaskud agar para masyarakat ter edukasi dan pandai dalam memberikan informasi pribadi mereka. Dan juga, acara ini sebagai salah satu langkah kemenparekraf untuk ikut dalam melingdungi data data dari para pengusaha, terutama para pelaku ekonomi kreatif jika RUU PDP disahkan oleh pemenrintah.

“Jadi, jika nanti Undang – Undang ini terbit, maka kita punya kepentingan mensosialisasikan dalam rangka melindungi para temen – temen pelaku ekonomi kreatif” tutur pak Ari.

Ditulis oleh Lukman Nur Hakim, Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Program Internship Genpinas tahun 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here