Dibuka Kembali, Beginilah Keadaan Pasar Kampoeng Osing

Halo sobat GenPI gimana kabarnya nih ? Pada kangen nggak sama yang namanya pasar destinasi digital. Sempat ditutup sementara waktu ternyata Pasar Kampoeng Osing telah dibuka kembali secara umum. Perbedaan suasana selalu melekat dihati masyarakat mengingat pasar tradisional ini banyak diminati bagi kalangan masyarakat. Bagi sobat GenPI mesti tahu nih, kalau pasar tradisional juga turut menyumbang keuntungan dalam perekonomian daerah Indonesia. Makanya tidak heran ya teman-teman kalau pasar destinasi digital GenPI punya pengaruh cukup kuat bagi warga setempat. Untuk lebih jelasnya tentang keadaan Pasar Kampoeng Osing, yuk simak yang berikut ini !

Lewat media sosial resmi instagram, Pasar Kampoeng Osing mengumumkan tepat hari Minggu, 20 September 2020 pasar tradisional ini dibuka kembali. Keputusan pembukaan kembali beberapa pasar di Kota Banyuwangi memang butuh pertimbangan secara matang diantara beberapa pihak. Munculnya klaster-klaster baru covid-19 di area pasar kerap kali jadi alasan utama mengapa pasar ditutup saat itu. Di samping itu, awal mula penutupan semua pasar di Banyuwangi dikarenakan oleh polemik di Klinik Linawati Desa Kemiren. Satu warga terindikasi positif covid-19 seolah-olah meluluhlantahkan semangat warga setempat, oleh karena itu keputusan penutupan pasar diambil sebagai langkah cepat memutus rantai penyebaran covid-19. Situasi dan kondisi pasar menjadi sepi bagaikan sunyinya suasana dini hari.

Ketua Pasar Kampoeng Osing Bapak Misji mengkonfirmasi perihal pembukaan kembali beberapa pasar di Banyuwangi. Beliau membenarkan bahwa memang benar tepat dihari Minggu, 20 September 2020 pasar-pasar sudah mulai dibuka kembali termasuk Pasar Kampoeng Osing. Masalahnya sobat GenPI keadaan sudah berubah, saat diwawancara melalui whatsapp Bapak Misji menegaskan bahwa keadaan Pasar Kampoeng Osing tidak seperti biasanya. Minimnya pengunjung dan menurunnya antusiasme masyarakat membuat keadaan pasar semakin terpuruk. Selain itu, Bapak Misji juga menambahkan menurunnya antusiasme masyarakat dikarenakan ketidaktahuan informasi bahwa pasar sudah mulai buka kembali. Eits, jangan khawatir tentang protokol kesehatan ya sobat GenPI ! Bapak Misji selalu menekankan bahwasannya di area pasar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, teman-teman tidak perlu takut lagi ya buat pergi ke pasar buat cari jajanan khas favoritnya. Satu lagi nih sobat GenPI yang gak kalah menarik, ternyata Pasar Kampoeng Osing juga bisa lho jadi pemicu pergerakan ekonomi Indonesia. Di tengah berlangsungnya pandemi covid-19 tidak menjadi penghalang apalagi menyurutkan keyakinan Ketua Pasar Kampoeng Osing Bapak Misji. Beliau berkeyakinan meskipun Pasar Kampoeng Osing merupakan pasar tradisional, tapi selalu muncul harapan agar jadi pemicu perekonomian. “Jelas dong”, ujarnya saat dihubungi oleh penulis. Kata jelas yang diungkapkan beliau jadi saksi pasar tradisional hadir menyumbang pendapatan ekonomi bagi negara. Intinya sobat GenPI, tidak seorang pun boleh meremehkan pasar destinasi digital GenPI.

Kesimpulannya kondisi Pasar Kampoeng Osing tidak seperti biasanya. Menurunnya antusiasme sekaligus daya beli masyarakat jadi alasan utama mengapa suasana pasar ini berubah seketika. Ketua Pasar Kampoeng Osing Bapak Misji mengungkapkan menurunnya antusiasme warga dikarenakan oleh ketidaktahuan masyarakat tentang pembukaan kembali pasar. Maka dari itu, di samping mematuhi protokol kesehatan selama pandemi covid-19 kita semua juga wajib update mengenai berita apapun.

Sumber :

Wawancara tidak langsung dengan Ketua Pasar Kampoeng Osing Bapak Misji.

https://www.instagram.com/pasarkampoengosing/

Kontributor : Nandika Tito Handyanto, Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here