Danau Singkarak, Destinasi Elok di Sumatera Barat

Danau Singkarak mempunyai event tahunan berkelas internasional yang bernama Tour de Singkarak. Sebuah ajang balap sepeda yang diikuti oleh pembalap sepeda dari berbagai negara di dunia.

Advertisement
foto gambar danau singkarak lake - Ady Yandra
Danau Singkarak, memiliki sejuta pesona yang sayang dilewatkan begitu saja. (Foto: Ady Yandra/GoogleMap)

Apakah sobat GenPI sudah ada yang pernah mengunjungi Danau Singkarak? Kalau yang sudah pernah, pasti setuju kalau danau ini sangatlah indah. Kamu akan disuguhkan pemandangan indah dengan hamparan air yang dikelilingi perbukitan hijau.

Danau Singkarak merupakan danau terluas di Sumatera Barat. Danau ini juga merupakan danau terluas kedua di Sumatera setelah Danau Toba.

Dalam sumber lain, dikatakan danau terluas ketiga di Sumatera. Setelah Danau Toba dan Danau Ranau.

Bisa dibayangkan, betapa luasnya danau ini. Akan terasa luas kalau kamu berdiri langsung di tepiannya.

Baca juga:
* Pesona Ngarai Sianok di Sumatera Barat

Luas: 107,8 km²
Panjang: 20 km
Ketinggian permukaan: 362 m
Volume: 16,1 km³
Kedalaman rata-rata: 149 m

Lokasi

Danau Singkarak merupakan sebuah danau yang memiliki luas kurang lebih 108 KM. Membentang di dua Kabupaten Provinsi Sumatera Barat, yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.

Dari Kota Padang, jaraknya kurang lebih 70 KM. Kalau kamu menggunakan rute Solok, waktu tempuhnya kurang lebih 2 jam. Tapi kalau kamu mel

alui Padang Panjang, waktu tempuhnya kurang lebih sekitar 3 jam.

Sejarah Terbentuknya Danau Singkarak

foto gambar danau singkarak lake - @erisonjkambari
(Foto: @erisonjkambari)

Danau Singkarak merupakan salah satu hasil dari proses tektonik yang dipengaruhi oleh Sesar Sumatera.

Danau ini merupakan bagian dari cekungan Singkarak-Solok. Dan termasuk di antara segmen dari Sesar Sumatera.

Letusan gunung berapi di sekitarnya membendung material vulkanik. Sehingga membentuk cekungan besar.

Sehingga terbentuklah Singkarak Lake, hasil dari pembendungan material vulkanik tersebut.

Kalau biasanya sebuah danau terbentuk dari letusan gunung api, danau ini terbentuk karena proses tektonik.

Keindahan

foto gambar danau singkarak lake - hidra simon
(Foto: hidra simon/GoogleMap)

Tak bisa dipungkiri, pemandangan alam di Danau Singkarak akan sangat membuat kamu betah berlama-lama. Di sini, kamu bisa mengelilingi danau karena letak jalan raya langsung menyusuri pinggir danau.

Kamu bisa berolahraga menyusuri pinggir danau, memancing, berenang, dan bersampan mengelilingi danau. Bahkan, untuk sekedar menikmati udara di pinggir danau, rasanya sudah sangat cukup.

Kalau kamu ingin mengisi perut kosong, terdapat warung dan tempat makan untuk kulineran.

Keunikan

foto gambar danau singkarak lake - @weadylesmana
(Foto: @weadylesmana)

Kalau ada kesempatan berkunjung kemari, coba santap ikan endemik danau. Ikan Bilih yang hanya bisa ditemukan di danau ini. Tidak bisa hidup di luar habitat asli danau.

Termasuk tidak bisa bertahan lama di akuarium.

Ikan ini juga cukup unik, karena tidak bisa dibudidayakan dengan hasil yang bagus di tempat lain. Kalaupun bisa, rasanya cukup berbeda.

Menurut penelitian, di danau ini terdapat 19 spesies ikan perairan air tawar. Di antaranya yaitu : ikan asang/nilem, sasau, gariang, kapiek, gurame, mujair, sepat, gabus, dan ikan tilan.

Tetapi hanya ada 3 spesies yang mendominasi, yaitu : ikan bilih, Asang, dan Turiak.

Kamu hanya bisa merasakan rasanya ikan bilih saat datang ke Danau Singkarak. Karena ikan ini juga dijadikan makanan di warung sekitar danau.

Rasanya begitu gurih dan lezat.

PLTA Singkarak

Biasanya kita melihat PLTA terletak di pinggir danau atau bendungan. Tetapi Danau Singkarak airnya dialirkan melalui terowongan panjang. Lalu menembus bukit barisan sampai ke lokasi PLTA.

PLTA ini menggunakan air Danau Singkarak sebagai sumber penggerak turbinnya. Sehingga dapat menghasilkan listrik yang siap untuk dialirkan.

Tour de Singkarak

Danau Singkarak juga mempunyai event tahunan berkelas internasional yang bernama Tour de Singkarak.

Sebuah ajang balap sepeda yang diikuti oleh pembalap sepeda dari berbagai negara di dunia.

Tour de Singkarak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009 oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Event ini jadi ajang untuk mengangkat keindahan dan potensi wisata Sumatera Barat. Khususnya daerah Singkarak dan sekitarnya di mata dunia.

Tetapi sejak tahun 2020, event ini batal digelar karena pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

Semoga pandemi yang melanda segera mereda agar event ini bisa kembali dilanjutkan. Karena manfaat adanya event ini sangat membantu ekonomi dan pariwisata yang ada di Sumatera Barat.

Baca juga:
* Menjelajahi Pesona Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat

Kamu sudah pernah jalan-jalan ke Danau Singkarak di Sumatera Barat? Kalau sudah, bisa tulis kesan-kesannya di kolom komentar ya!

(Penulis : Dylan Arrifqi Qadrian, UIN Jakarta – Peserta Magang GenPI 2021)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here