Couchsurfing Batam Tanam Mangrove di Pasar Mangrove Kampung Terih

Couchsurfing Batam di Pasar Mangrove
Para member Couchsurfing Batam sedang mendengar di Pasar penjelasan mengenai mangrove dari Komunitas Pari tentang Mangrove. (Foto: dok. Genpi Kepri)

Komunitas Couchsurfing Batam kembali menggelar kegiatan sosial di akhir pekan. Kali ini komunitas traveler berjejaring ini melakukan penanaman mangrove di Pasar Mangrove yang berlokasi di Desa Wisata Kampung Terih.

Meski namanya penanaman, Couchsurfing Batam benar-benar melakukannya dari awal. Mulai mengisi polibag dengan tanah, pembibitan, hingga penanaman. Mereka melakukan aktivitas itu dengan fun sebab ini pertama kalinya bagi sebagian anggota CS Batam terlibat langsung penanaman mangrove.

Baca juga:
* 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Batam, Wajib Dikunjungi!

Tak hanya praktik, mereka juga mendapat banyak pengetahuan tentang mangrove. Didampingi Komunitas Pari dan Genpi Batam, Couchsurfing Batam menyimak dan berdiskusi tentang mangrove.

Couchsurfing Batam di Pasar Mangrove
Jalan terus walau diguyur hujan deras. (Foto: dok. Genpi Kepri)

Setelah pembibitan, beralih ke penanaman mangrove. Meski hujan mengguyur, CS Batam tak menghentikan aktivitas. Mereka hanya jeda sejenak, lalu turun ke laut dan menanam satu per satu pohon mangrove yang rata-rata sudah berumur satu tahun. Tingginya sekira 70-100 cm.

Dengan fun, mereka menanam mangrove di pinggir laut yang sudah berair. Sebab kondisi laut sudah pasang. Kendati begitu, mereka benar-benar total. Tubuh mereka terendam saat duduk untul menanam mangrove dengan baik.

Couchsurfing Batam di Pasar Mangrove
City Ambassador CS Batam Ahmadi Sultan juga ikut hujan-hujanan menanam mangrove. (Foto: dok. Genpi Kepri)

City Ambassador CS Batam Ahmadi Sultan mengatakan, meski perkumpulan traveler komunitas Chouchsurfing juga punya jiwa-jiwa sosial dan kepedulian.

“Ini bukan pertama kalinya kami berkegiatan seperti ini. Sebelumnya kami juga sudah sering melakukan clean up di tempat-tempat yang banyak sampah plastik, terutama di pantai dan area publik yang jadi tempat kumpul warga Batam,” katanya.

Couchsurfing Batam di Pasar Mangrove
Tidak ketinggalan, foto bersama dong 🙂 (Foto: dok. Genpi Kepri)

Menurutnya, kepedulian harus ditunjukkan lewat aksi nyata kemudian disebar melalui media sosial. Dengan begitu bisa menular dan membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Baca juga:
* Ferry Batam Singapore: Jadwal dan Harga Tiket 2019

“Terutama menjaga lingkungan tetap bersih, bebas sampah, dan tidak merusak alam,” imbuh dia.

Tidak ketinggalan hadir dan aktif di acara ini, Ketua Genpi Batam dan Ketua Genpi Kepri. Mereka berdua terus aktif memantau perkembangan Destinasi Digital Pasar Mangrove yang semakin hari semakin banyak perubahan dan penambahan wahana2 yang baru.

Kontributor: Nunung Sulistiyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here