Bandung Kota Bernuansa Tempo Dulu

Foto Gambar Gereja Bethel Bandung - Kota Bernuansa Tempo Dulu

Ketika kita mendengar kata “Bandung” langsung muncul gambaran di pikiran kita sebuah kota yang indah dan sejuk. Tapi tunggu dulu, kalo kamu lagi jalan-jalan di sekitar Braga tepatnya di Kota Bandung, pemandangan yang akan kita lihat akan kembali mundur ke zaman dulu.

Kita akan melihat gedung-gedung yang mempunyai karakter zaman Belanda ketika datang ke Indonesia. Gedung yang terlihat menarik yakni Gereja Bethel, yang terletak di persimpangan antara Jalan Braga, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Wastukencana.

Nah disini kita nanti bisa melihat perbedaan gedung-gedung yang ada di pusat kota dengan Gereja Bethel ini sangat kontras dan terlihat bedanya kan. Kira-kira sudah berapa lama yang bangunan ini berdiri?

Kalau menurut sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara, gedung gereja ini mulai dibangun pada 1 Mei 1924. Menjadi salah satu gereja tertua di Bandung. Ada juga gereja tua lain, Gereja Santo Petrus, di Jalan Merdeka yang dibangun tanggal 1 Mei 1925.

Gereja ini diresmikan dengan nama De Nieimjwe Kerk. Namun dengan keputusan Sidang Pleno Majelis Jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Bandung, namanya berubah menjadi Gereja Bethel.

Sudah lama banget ternyata gedung ini dibangun. Bahkan sebelum Indonesia merdeka. Dan sampai sekarang gedungnya masih bagus.

Kalau kita mencari tahu lagi tentang bangunan ini, ternyata Gereja Bethel asalnya adalah rumah ibadah sederhana yang dibangun pada akhir 1800-an. Menurut situs resmi gereja Bethel, dahulu penyebaran Injil di Bandung sendiri diawali pada 1856. Ditandai dengan berdirinya rumah-rumah ibadah di pusat keresidenan.

Pada 1916, pendeta keempat yang ditugaskan di Bandung, Ds JA Tydeman, mempunyai gagasan untuk membangunan gereja baru. Pada akhirnya dibuatlah Gereja Bethel pada 1924 dan diberi nama De Nieuwe Kerk yang artinya Gereja Baru.

Kalau sobat Genpi nanti main ke Bandung dan berhenti di alun-alun Bandung atau dekat dengan gedung Bank Indonesia kalian bisa melipir dan melihat bangunan ini. Jarak gereja ini tidak jauh dari Kompleks Balai Kota tempat walikota berkantor.

Kita sudah tahu mengenai gedungnya, sekarang kita coba cari tahu siapa kah yang membuat gedung keren ini ? Ternyata gereja ini adalah rancangan arsitek ternama C.P. Wolff Schoemaker. Seorang arsitek asal Belanda yang juga merancang Gereja Katedral St. Petrus di Jalan Merdeka.

Selain Katedral dan Gereja Bethel, Schoemaker juga merancang Masjid Cipaganti, Bioskop Majestic, Hotel Preanger, Sociëteit Concordia (Gedung Merdeka), Villa Isola, dan Gedung PLN Bandung.

Yang sedikit unik. Jika biasanya gereja memiliki simbol salib di bagian atasnya, Gereja Bethel hanya dihiasi menara jam. Jam yang ada di menara tersebut merupakan sebuah lonceng. Dan lonceng ini pertama kali berdentang hampir satu abad lalu, yaitu pada saat gereja ini diresmikan, 1 Maret 1925 tepat pukul 09.15 WIB.

Seperti bangunan lain buatannya, Schoemaker mendesain Gereja Bethel dengan gaya Art-Deco andalannya. Dia merancang pintu masuk besar dan melengkung dengan lampu bermahkota. Menjadi satu-satunya penanda bahwa itu adalah sebuah gereja.

Saat ini Gereja Bethel telah menjadi cagar budaya kota Bandung. Sudah menjadi hasil inventarisasi Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung pada 1997.

Jadi kalau kalian liburan ke Kota Bandung bukan hanya suasana yang indah dan sejuk saja. Kalian bisa menikmati nuansa Bandung tempo dulu, seperti bangunan Gereja Bethel tersebut.

Ditulis oleh : Aunur Rahman Mahasiswa Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Program Internship Generasi Pesona Indonesia Kelompok 11 Ekonomi Kreatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here