Sekelumit Mengenai Badik Lampung

Advertisement

Setiap daerah memiliki pusaka khasnya masing-masing, Begitu juga dengan Lampung yang memiliki Badik. Badik dikenal sebagai lambang keperkasaan dan kewibawaan nenek moyang.

Badik Lampung berupa pisau besar dan panjang seperti golok yang membengkok pada ujungnya, juga memiliki gagang dengan bentuk menyerupai huruf L atau J (Menjurus ke bentuk lengkungan gagang).

Badik Lampung (Sumber : asyraafahmadi.com)

Badik Lampung sendiri memiliki beberapa kemiripan dengan Badik Sulawesi Selatan. tidak jelas asal usulnya apakah senjata Badik lampung merupakan senjata “kiriman” dari Bugis, atau sebaliknya, sampai saat ini belum dapat dipastikan. 

Sejarah Badik Lampung

Badik Lampung sudah ada sejak abad 19 namun belum ada kepastian kapan pertama kali senjata ini ada. 

Dulu, begal dan perampok menjamur dan sering melakukan aksinya dengan menghadang di jalanan. Karena hal ini lah para saudagar maupun kalangan kerajaan menggunakan badik sebagai senjata tajam dan beracun untuk membela diri.

Walaupun dulu masyarakat Lampung menguasai ilmu pencak silat yang cukup untuk berperang dengan tangan kosong, namun Badik ini biasa digunakan saat posisi sedang tertekan atau ketika dikeroyok beberapa lawan agar pertarungan bisa seimbang. Jadi fungsi Badik lebih ke senjata pelengkap, bukan senjata utama.

Ukuran Badik Lampung

Ada 2 Jenis Ukuran, ada yang kecil dengan ukuran panjang sekitar 11 cm dan lebar 2 cm. Sedangkan yang besar disebut Badik Siwokh yang memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar lebih dari 2 meter.

Selain itu, ada juga jenis Badik yang berukuran sangat kecil dan dipegang para gadis Lampung untuk berjaga-jaga yang biasanya diletakkan pada rambut sebagai tusuk konde.

Kegunaan kedua jenis ini tidak berbeda, yaitu merupakan senjata.

Material Badik Lampung

Untuk membuat badik, diperlukan bahan seperti baja berkualitas untuk mata pisau dan kayu untuk gagang nya. Untuk sarung badik akan dibedakan berdasarkan status sosial,

Masyarakat biasa umumnya menggunakan sarung badik berbahan kayu, Kayu yang digunakan sebagai gagang dan sarung tidak secara spesifik harus dari jenis kayu tertentu. Pemillihan kayu hanya didasarkan pada guratan, mudah dibentuk, dan awet. 

Sedangkan para raja, bangsawan, dan sesepuh menggunakan bahan gading gajah yang dilapisi emas sebagai sarung badik.

Badik kecil (Sumber : inkuiri.com)

Proses Pembuatan Badik Lampung

Proses pembuatan Badik Lampung secara umum tidak ada perbedaan dengan proses pembuatan senjata tajam di daerah lainnya, yaitu dengan cara ditempa.

Dibandingkan sekarang, pembuatan badik pada zaman dahulu lebih rumit dikarenakan adanya pamor (hiasan) yang biasa ditemukan di badik yang sudah tua. Pamor dan bercak ini diakibatkan percampuran bahan logam yang digunakan dalam penempaan badik.

Selain itu, pada badik tua biasa dilengkapi dengan racun yang berasal dari jenis kodok tertentu. Racun ini menjadikan badik menjadi senjata yang mematikan.

Namun, pada masa kini badik dibuat lebih sederhana tanpa menggunakan pamor.

Jenis Badik Lampung

Sebagian dari masyarakat Lampung mungkin hanya tahu badik khas Lampung itu hanya memiliki 2 jenis (Badik Kecil dan Siwokh). Padahal badik khas Lampung memiliki 7 jenis yakni badik ratu bagus koneng, badik pangiran papak, badik palou ratu, badik lebay, badik sihung, badik serelonggung dan badik tuan prabou.

Penulis: Adithia Risma Rara Putri, Universitas Brawijaya, Peserta Magang GenPinas 2021

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here