5 Alasan Berkunjung ke Pulau Tidore di Maluku Utara

Pulau Tidore Maluku Utara - genpimalut

Traveling ke Pulau Tidore di Maluku Utara menyaksikan keagungan masa lalu yang masih terjaga sampai saat ini. Pulau cantik ini, memiliki segudang potensi wisata. Mulai dari sejarah, budaya, religi, kuliner maupun wisata alam. Tidore memiliki itu semua.

Pulau Tidore menjadi saksi keagungan masa lalu. Bahkan saat ini kamu bisa melihat langsung istana Kesultanan Tidore. Pada masanya, Tidore adalah kerajaan besar yang mampu membangun hubungan dengan Portugis, Spanyol, dan Inggris.

Baca juga:
* Berkunjung ke Air Terjun Sigela di Tidore Kepulauan

Kota Tidore Kepulauan

Pulau Tidore masuk dalam wilayah administrasi Kota Tidore Kepulauan di Provinsi Maluku Utara. Kota ini memiliki luas wilayah 1.550,37 kmĀ². Menjadikannya kota terluas ketiga di Indonesia, setelah Kota Palangkaraya dan Kota Dumai.

Kota Tidore Kepulauan meliputi seluruh Pulau Tidore dan beberapa pulau kecil disekitarnya. Serta sebagian daerah di Pulau Halmahera bagian tengah.

Tidore telah menjadi sebuah kota, semenjak 800 tahun yang lalu. Dan Tidore menjadi pusat perhatian dunia pada saat itu, karena rempah-rempahnya.

Pesona Pulau Tidore

Selain berbagai keindahan alam dan ragam budayanya. Alasan apa lagi yang bisa kita pertimbangkan untuk liburan ke Pulau Tidore?

Simak sampai selesai ya guys.

1. Kota yang Tenang

Kota Tidore bukanlah kota yang membuat penduduk dan pengunjungnya stress karena kemacetan. Tidak ada suasana hingar bingar perkotaan, jejeran mall dan pusat perbelanjaan mewah. Kamu juga tidak akan menjumpai hotel berbintang di Tidore.

Ini yang menjadikan Kota Tidore memiliki kekhasan tersendiri.

Kota tua kecil ini memang unik dari kota-kota lain di indonesia. Hampir 1000 tahun Tidore telah mengenal peradaban dunia. Bahkan saat itu Tidore sempat menjadi tujuan favorit bangsa Eropa.

Hal ini membuktikan bahwa orang Tidore tidak mudah terpengaruh apa lagi sampai terkontaminasi dengan budaya lain.

2. Tradisi dan Budaya yang Masih Terjaga

Tradisi, adat dan budaya asli masyarakat Tidore masih bisa kita jumpai hingga saat ini. Dalam setiap kegiatan di kampung-kampung yang ada Tidore, selalu terselip adat budaya khas.

Mewarisi adat dan budaya dari para leluhur serta menjaganya, adalah suatu kewajiban bagi masyarakat Tidore.

3. Coba Kulinernya

Bila anda berkunjung ke Pulau Tidore, tidak lengkap rasanya kalau belum mencoba kuliner khas Tidore. Untuk wisata kuliner, Tidore memiliki makanan khas yang tidak terdapat di daerah lain di Indonesia.

Cobalah kue lapis tidore, kue bilolo, kue kale-kale, kue abu, mam raha, tela gule, uge ake, dan popeda. Coba juga berbagai jenis aneka makanan adat yang dinamakan Ngam Saro.

4. Datang Saat Ada Festival

Kapan baiknya datang ke Pulau Tidore?

Tahun 2020 ini, salah satu waktu yang tepat untuk berkunjung ke Tidore adalah di bulan Februari mendatang. Karena, akan ada Festival Kampung Nelayan Tomalou 2020.

Festival ini, merupakan festival kampung nelayan pertama di Indonesia. Festival ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama bagi nelayan tentang pentingnya menjaga kelestarian laut beserta ekosistemnya.

5. Masyarakatnya Ramah

Keanekaragaman alam dan budaya serta sejarah masa lalu yang begitu luar biasa, berpadu bersama keramahan masyarakatnya yang mampu memberi kesan mendalam bagi siapa saja yang berkunjung ke Tidore.

Baca juga:
* Ayo Berpetualang ke Taman Nasional Aketajawe Lolobata

Dan setelah kunjungan pertama anda di Tidore, dijamin pasti ada lagi kunjugan ke dua, ke tiga dan seterusnya. Gak percaya?? Coba saja traveling Tidore! Rencanakan liburanmu dari sekarang.

(Kontributor: Opan Jacky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here