Ajak Millenials Piknik Lagi, Performing Art dan Podcast #KomunitasinAja hadir di Mandalika Lombok

Lombok. 15 Agustus 2020. Biro Komunikasi Kemenparekraf bareng Genpi gelar performing art dan podcast #KomunitasinAja di Mandalika Lombok. Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana untuk kolaborasi tahun 2020 antara Kemenparekraf dengan Genpi sebagai komunitas yang dibentuk dari 2016 ini.

Saat ini pemerintah telah resmi menerapkan standar protokol tatanan baru, termasuk dalam kegiatan pariwisata. Berbagai destinasi telah dibuka dengan protokol khusus yaitu menerapkan CHSE ( Cleanliness, Health, Safety , Environment) untuk pencegahan penyebaran covid-19

Pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak, hampir 5 bulan kegiatan pariwisata dan penyelenggaraan event stop guna pencegahan penyebaran covid-19. Tentu untuk bangkit pasca pandemi ini bukan perkara mudah namun tetap harus optimis dan kreatif.

Performing art dan podcast #KomunitasinAja hadir di Mandalika Lombok. Acara ini akan live on taping di akun official youtube Kemenparekraf pada Minggu 16 Agustus 2020 pukul 19.00 wib. Program ini merupakan kreasi dari subbag pembinaan komunitas biro komunikasi Kemenparekraf.

Melalui even ini, Kemenparekraf mengajak komunitas pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengembangkan komunitasnya dan mendukung berbagai program pemerintah khususnya di destinasi superprioritas. Komunitas memiliki peran penting, selain sebagai pendorong komunitas juga dapat berperan aktif dalam penciptaan ide dan kreasi, demikian Syaril Sulaiman Kasubbag pengembangan komunitas Birkom Kemenparekraf memaparkan.

Podcast #KomunitasinAja ini memiliki rangkaian cerita yang menggabungkan unsur pariwisata dan ekonomi kreatif. Teasernya udah tayang loh, berawal dari Bandara Internasional Lombok, scene atraksi dan podcast di Desa Adat Ende dan dilanjutkan ke area Mandalika dengan berbagai atraksi yang menarik, papar Mbak Jhe ketua umum Genpinas saat ditemui di Mandalika.

Turut hadir sebagai komunitas dalam even ini adalah Ari Juliant, salah satu inisiator komunitas seni Erkaem Lombok, Net Good People Lombok, Komunitas Lombok Phonegraphy, Genpi Lombok Sumbawa, Genpi Poltekpar Lombok dan penampilan produk ekraf tenun dan aksesoris khas Lombok dari Dekranasda NTB dan desainer fashion tenun nusantara Dian Oerip.

Heru Mataya, master of Indonesia festival turut hadir memberikan kurasi dari sisi artistik untuk konten performing art yang mengambil scene di Desa Adat Ende dan Bukit Merese Mandalika. Pada kesempatan ini Heru juga mengingatkan untuk terus kreatif dan optimis untuk membawa pariwisata menuju Indonesia Maju. Bahkan Heru mengingatkan kepada rekan rekan komunitas untuk turut merayakan dan mengikuti Lomba Rayakan Kemerdekaan yang digelar Kemenparekraf dengan total hadiah 1 Milyar rupiah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here