Berpetualang ke Air Terjun Batang Kapas di Kampar Riau

Advertisement
foto gambar Air Terjun Batang Kapas Lubuk Bigau Kampar Kiri Hulu Riau - @exploreriau.id
Air Terjun Batang Kapas (Air Terjun Lubuk Bigau) di Kampar Riau yang megah, indah, memesona. (Sumber foto: IG @exploreriau.id)

Air Terjun Batang KapasRiau memiliki wisata sungai, pulau, pantai, hutan, dan sebagainya. Termasuk juga wisata air terjun yang butuh perjuangan dan mental petualangan untuk mencapainya. Salah satunya adalah wisata air terjun yang akan kita bahas ini.

Air Terjun Batang Kapas adalah air terjun setinggi kurang lebih 150an meter. Memiliki dinding batu yang tinggi dan lebar, dikelilingi oleh pepohonan rimbun. Untuk mengunjunginya kamu akan memerlukan fisik dan peralatan memadai.

Ada yang menyebutnya dengan nama Air Terjun Pangkalan Kapas atau Air Terjun Lubuk Bigau.

Baca juga:
* Ulu Kasok, Raja Ampatnya Sumatera di Riau

Video

Keren kan? Coba baca terus sampai selesai 🙂

Lokasi

foto gambar Air Terjun Batang Kapas Lubuk Bigau Kampar Kiri Hulu Riau - @trepelin
(Foto: IG @trepelin)

Air terjun ini berada di dataran tinggi Bukit Barisan. Berada di tengah hutan dengan berbagai macam flora dan fauna. Berada di ketinggian 670 meter di atas permukaan laut.

Masuk wilayah administratif Desa Lubuk Bigau, Kenagarian Pangkalan Kapas, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Berjarak sekitar 130 kilometer dari pusat Kota Pekanbaru. Atau sekitar 2-3 jam berkendara ke Desa Lipat Kain. Kemudian diteruskan dengan beberapa jam dengan ojek dan trekking.

Melihat lokasinya yang dekat dengan perbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, sepertinya juga bisa dilalui melalui Bukittinggi dan Payakumbuh.

Peta

Rute

Air Terjun Batang Kapas Lubuk Bigau Kampar Kiri Hulu Riau - @abilbaretto
(Foto: IG @abilbaretto)

Rute menuju lokasi terbilang sulit. Kamu memerlukan kendaraan roda empat yang siap dengan berbagai medan off-road.

Dari Desa Lipat kain menuju Desa Lubuk Bigau, pastikan kendaraanmu fit dan terisi penuh bahan bakar. Karena rute sejauh sekitar 64 kilometer ini jarang ada bengkel dan penjual bahan bakar. Jalan masih berupa tanah, bisa ditempuh dalam waktu sekitar 6-9 jam, tergantung cuaca.

Bagi yang membawa kendaraan roda empat, kamu bisa memarkirkan dan menitipkan kendaraan di Desa Lubuk Bigau. Yang membawa kendaraan roda dua bisa melanjutkan perjalanan dengan catatan selalu hati-hati.

Melewati hutan dan kebun warga, kamu akan sampai di titik akhir jalur kendaraan roda dua. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Diawali dengan berjalan melalui tanjakan, selanjutnya kamu akan melwati jalur di bawah tebing besar. Setelah melewati tangga besi yang menempel pada tebing, kamu masih harus terus berjalan.

Melalui jalur trekking tanah bebatuan, kamu akan tiba di tanjakan terakhir. Dari sini kamu akan melihat tujuan akhirmu. Sebuah air terjun yang terlihat megah dengan hiasan tebing batu yang lebar.

Setelah berjalan kurang lebih 3-4 jam, akhirnya tiba di lokasi.

Pesona Air Terjun Batang Kapas

foto gambar Air Terjun Batang Kapas Lubuk Bigau Kampar Kiri Hulu Riau - @mainkemanakita
(Foto: IG @mainkemanakita)

Perjalanan yang cukup jauh, lelah dan letih, akan terbayar dengan keindahan Air Terjun (arter) Batang Kapas. Memandang air jernih yang terjun bebas dengan derasnya di hadapan.

Pesona arter yang alirannya berasal dari Sungai Batang Kapas ini memang luar biasa, terlihat megah. Kombinasi air terjun setinggi 150 meter dengan tebing batu di kiri kanannya.

Menjadikannya sebagai salah satu air terjun tertinggi di Sumatera, bahkan Indonesia.

Air terjun ini bertipe ‘over hanging ledge falls’. Yaitu air terjun jatuhan airnya tidak menyentuh dinding/tebing. Bisa demikian karena adanya cekungan di tebing tersebut.

Dinding air terjun ini merupakan struktur batuan sedimen berwarna putih. Terbentuk akibat lipatan/patahan dalam rangkaian Pegunungan Bukit Barisan.

Kolam di jatuhan airnya tidak terlalu besar. Didominasi dengan bebatuan cadas berbagai ukuran.

Hempasan air di pecahan batu-batu di bawahnya, menimbulkan suara gemuruh tiada henti. Angin yang bercampur dengan percikan air, akan menyegarkan tubuhmu. Memberikan efek senang sekaligus menenangkan.

Yang membuat area ini lebih asri adalah keadaan hutan di sekitar yang masih alami dan perawan. Menambah aksen warna hijau di sekitar air terjun.

Suasana yang menyenangkan, bisa berada di tempat yang jauh dari hiruk pikuk kendaraan dan polusi di kota. Yang ada hanyalah suara gemuruh dan percikan air terjun, suara aliran air di aliran air yang mengalir di bebatuan di bawahnya.

Menjadikan tripmu kemari sebuah kegiatan healing forest atau bathing forest. Menyegarkan dan menyehatkan tubuh serta pikiran.

Baca juga:
* Menelusuri Jejak Kesultanan Siak di Riau

Air Terjun Batang Kapas Lubuk Bigau Kampar Kiri Hulu Riau - @oki_prasetyo0407
(Foto: IG @oki_prasetyo0407)

Karena perjalan yang lumayan jauh, kebanyakan yang berkunjung kemari akan menginap di lokasi. Lokasi camping, mendirikan tenda biasanya di cekungan tebing batu.

Lokasi camping tersebut memiliki panjang sekitar 50an meter dengan lebar sekitar 2-4 meter.

Kamu tidak disarankan mendirikan tenda di area bawah air terjun. Karena menurut para pendamping dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), masih ada hewan liar buas berkeliaran.

Dari lokasi mendirikan tenda, kamu bisa menikmati suasana berbeda. Berada di cekungan tebing batu besar, dengan air terjun berada di hadapan kita.

Selain karena jauh, wisatawan/traveler/pecinta alam yang menginap itu juga ingin menikmati suasana pagi di sekitar air terjun.

Jauh berbeda dengan suasana pagi di kota. Di sini kamu bisa menikmati ragam suara hewan. Suara hewan-hewan kecil di sekitar dan suara burung yang keluar dari sarangnya di pagi hari.

Tips Wisata ke Air Terjun Batang Kapas

Air Terjun Lubuk Bigau Kampar Kiri Hulu Riau - Jelajah Inspirasi
Bisa bermalam di cekungan tebing. (Foto: Jelajah Inspirasi)

Karena lokasinya berada di hutan, kamu wajib membawa peralatan adventure yang memadai. Mulai dari tenda, senter, sepatu trekking, kompor, dan lain sebagainya.

Juga wajib untuk didampingi oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Ini untuk kemudahan, kelancaran, dan keamanan selama berkunjung.

Kamu harus mengeluarkan biasa sebesar Rp. 200ribu perorang untuk pendampingan.

Biaya tersebut sudah termasuk tiker masuk, biara parkir, biaya makan, tim pendamping, dan jasa porter.

Kamu tidak bisa ajak keluarga atau kawan yang tidak terbiasa keluar masuk hutan. Jangan ajak yang tidak terbiasa atau tidak mau lelah berjalan.

Bukannya kesenangan yang didapat, bisa kecewa dan membuat kamu kerepotan sepanjang perjalanan.

Recommended Untuk Petualang

Air Terjun Batang Kapas Lubuk Bigau Kampar Kiri Hulu Riau - Attayaya Note3
(Foto: Attayaya Note3)

Wisata air terjun di ini bisa masuk ke dalam list destinasi yang harus kamu kunjung di Kabupaten Kampar, Riau.

Keindahan air terjun di tengah alam yang masih asri. Melewati jalan setapak melewati kebun warga dan hutan yang masih alami.

Bagi kamu yang suka berpetualang ke tempat yang jauh, olrahraga trekking atau hiking, sangat cocok kemari. Menikmati keindahan ciptaan Tuhan yag masih asri dan penuh pesona.

Baca juga:
* Sungai Gulamo di Kampar Riau, Pesonanya Begitu Memukau!

Ada rencana berkunjung, hiking dan trekking, menuju Air Terjun Batang Kapas di Kabupaten Kampar Riau?

(Penulis: Nabilah Nuranisah, Universitas Padjadjaran, Peserta Magang GenPinas 2021)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here