Adaptif ARTJOG 2020 “RESILIENCE” Digelar Daring dan Luring

(ARTJOG: RESILIENCE, sumber: youtube official ARTJOG)

Pandemik COVID-19 tidak meluruhkan semangat seniman dan pegiat seni untuk terus berkarya. Seperti hadirnya kembali di tahun ini, pameran karya seni terbesar di Yogyakarta, ARTJOG, dengan tema “RESILIENCE” yang berlangsung dari 8 Agustus – 10 Oktober 2020.

Dikutip dari website ARTJOG, resilience atau resiliensi, adalah kemampuan suatu benda, makhluk hidup atau entitas ekologis tertentu untuk kembali kepada kondisi semula, setelah mengalami suatu kontraksi, goncangan, dan perubahan yang tak terduga. Para psikolog menggunakan istilah tersebut untuk menjelaskan kemampuan seseorang untuk memulihkan diri, setelah melampaui pengalaman sulit, seperti stress, trauma atau bahkan tragedi di dalam hidupnya. Meskipun dipengaruhi faktor-faktor internal individu, resiliensi dapat ditumbuhkan dan dikondisikan secara sosial melalui kepedulian, perhatian, penghargaan, kesempatan dan empati yang diberikan oleh orang lain.

Perlu sobat Genpi ketahui di tahun ini ARTJOG hadir dengan pendekatan yang berbeda untuk pengunjungnya, yaitu melalui lensa kamera dalam format video, seru bukan? Dengan kata lain, ARTJOG tahun ini memamerkan karya seni secara daring dan luring. Karya seni dan ruang pamer berwujud konkret yang digelar di Jogja National Museum (JNM), hanya saja untuk pengunjung yang ingin menikmati karya seni yang dipamerkan di ARTJOG saat ini tersedia secara daring. Pengalaman melihat pameran secara daring sudah pasti berbeda dengan hadir secara fisik di ruang pamer. Namun hal ini menjadi tantangan, untuk artjog dalam membuat pengunjung menikmati dengan nyaman karya seni dari jauh namun tetap merasa dekat, dan mencarikan pengalaman baru untuk mereka.

Tertulis di website ARTJOG, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wishnutama Kusubandio, menyampaikan, “ARTJOG tahun ini menjadi istimewa. Karena ini membawa pesan bagi segenap pemangku kepentingan dan pelaku ekonomi kreatif nasional bahwa adaptif dan resiliensi adalah kunci utama bagi kita semua menghadapi perubahan ini.”

Meskipun karya seni telah pamerkan sejak 8 Agustus secara daring atau online, ARTJOG ternyata berencana untuk menghadirkan pameran untuk pengunjung secara fisik, lho! Pada hari Senin (24/08), ARTJOG melakukan uji coba sistem kunjung, yang dihadiri oleh jajaran Pemprov dan Dinas Kebudayaan DIY dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
 

(Sumber : Antaranews.com)

Gimana nih? Untuk sobat wisata yang berlokasi di daerah Yogyakarta dan sekitarnya, dan sudah bosan ingin berwisata, bisa nih dijadikan opsi untuk menyegarkan kembali fisik dan mental nya efek terlalu lama di rumah. Tapi tetap patuhi, dan terapkan protokol kesehatan yaa!

Ditulis oleh Yulia Vaira, Ilmu Komunikasi, Universitas Al-Azhar Indonesia. Progam Internship Gempinas tahun 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here