Aceh International Diving Festival 2019 Mantabkan Sabang Sebagai Destinasi Bahari

Bertema “Let’s Explore Wonderful Sabang Underwater”, ajang ini masuk kedalam 100 Calendar of Event (COE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata RI 2019.

Aceh International Diving Festival and Championship 2019 - Festival Selam Internasional
Aceh International Diving Festival and Championship 2019 dibuka oleh Asdep Bidang Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar RI, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran, Sekretaris Daerah Kota Sabang, dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). (Foto: ist)

Aceh International Diving Festival and Championship 2019 sudah berlangsung, dimulai hari Minggu (6/10) kemarin. Berlangsung 2 hari sampai hari ini, Senin (7/10/2019), di kawasan wisata Pantai Gapang, Sabang.

Bertema “Let’s Explore Wonderful Sabang Underwater”, ajang ini masuk kedalam 100 Calendar of Event (COE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata RI 2019.

Aceh International Diving Festival and Championship 2019 bertujuan untuk mempromosikan Sabang khususnya dan Aceh umumnya. Memantabkan posisi Aceh sebagai destinasi wisata bahari dengan spot diving terbaik bagi para diver dunia.

Baca juga:
* Aceh International Diving Festival 2019 Digelar 6-7 Oktober 2019

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, melalui Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani, mengataķan, gelaran ini hasil kerjasama Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI, Pemko Sabang dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS).

Rahmadhani mengatakan, ini adalah harapan bersama dalam memantapkan Aceh sebagai destinasi wisata halal. Ada lebih dari 100 atraksi wisata berbasis alam dan budaya yang terangkum dalam Calendar of Event Aceh 2020.

“Semuanya melalui banyak pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten/ kota se-Aceh sebagai CEO dalam memajukan industri pariwisata di daerah. Juga komunitas wisata dan pelaku industri pariwisata Aceh lainnya,” Rahmadhani menyebutkan.

Aceh International Diving Festival and Championship 2019 - Festival Selam Internasional - 3
(Foto: ist)

Dikatakannya, ada beberapa kegiatan menarik yang mewarnai kegiatan ini. Seperti Bouyancy untuk segala umur, Perlombaan Finswimming 6.000 meter untuk putra dan putri, dan Open Intro Dive bagi masyarakat umum.

Diikuti dengan acara Beach Clean up yang diramaikan oleh 24 peserta dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Aceh ditambah peserta umum; baik lokal, nasional dan mancanegara.

Lalu ada Lomba Fotografi Bawah Laut, penampilan atraksi seni budaya dan hiburan musik menarik lainnya.

Rahmadhani juga mengharapkan agar Asdep Bidang Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar RI bisa terus memerhatikan dan mendukung dalam sabang dalam memajukan destinasi wisata bahari unggulan.

“Walaupun Sabang belum bisa masuk dalam 10 Pembangunan Destinasi Prioritas, tapi Sabang tetap menjadi perhatian pengembangan oleh Kementerian Pariwisata RI kedepannya.” Harapnya.

Menutup sambutannya, Rahmadhani memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, yang telah menyukseskan “Aceh Int’l Diving Festival and Championship 2019.

Sementara Asisten Deputi Destinasi Kemenpar RI Reza Fahlevi saat membuka kegiatan ini, Minggu (06/10) mengatakan, Sabang dikenal dengan wisata bahari terbaik.

Didukung dengan desa wisata, wisata sejarah, budaya; destinasi cruise Sabang harus mensinergisasikan seluruh potensi wisata tersebut untuk menjadikan Sabang sebagai destinasi unggulan.

Ditambahkannya, Sabang harus meningkatkan kunjungan destinasi wisata dengan memenuhi aspek 3A. Yaitu akomodasi, atraksi dan amenitas. Hal ini bertujuan agar dapat menarik minat wisatawan sebanyak-banyaknya.

“Kementerian terus mendukung peningkatan SDM di Sabang, termasuk sertifikasi peraih diving dan pelaku wisata. Event pariwisata harus memiliki nilai budaya, nilai ekonomi dan nilai promosi publikasi sehingga bisa menggambarkan potensi wisata Sabang dan Aceh yang begitu besar,” kata Reza Fahlevi.

Festival Selam Internasional Aceh 2019
(Foto: ist)

Pemko Sabang Mendukung Aceh International Diving Festival and Championship 2019

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Sabang Zakaria mengatakan, Aceh international Diving Festival & Championship 2019 memiliki tujuan yang sangat baik. Yaitu untuk meningkatkan arus wisata di Aceh pada umumnya dan khususnya di Kota Sabang.

“Selaku pemerintah daerah, kami sangat mendukung untuk terlaksananya berbagai event atau pun kompetisi di kota sabang. Selain sebagai salah satu ajang promosi, juga menjadikan kota Sabang semakin lebih hidup dan ramai dikunjungi oleh para wisatawan,” kata Zakaria.

Ia mengharapkan dengan festival ini, hendaknya dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia luar untuk mengenal Sabang secara lebih dekat lagi.

“Terutama sekali dengan cara memperkenalkan keanekaragaman biota laut dan kebeningan air laut yang bisa ditembus oleh mata. Dan keindahan ini tersebar di sekitar Pulau Weh dan pulau–pulau kecil lainnya di sekitar Sabang.” Bebernya.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini, bukan saja untuk memperkenalkan Sabang ke dunia luar, tetapi juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca juga:
Selebgram Cantik dari Turki Ini Kagumi Keindahan Alam Aceh

“Di sisi lain, peningkatan pendapatan daerah bukan saja diperoleh dari hasil bumi dan pajak semata, tetapi dari pesona alamnya juga yang terdapat di dalamnya perlu untuk kita jual melalui promosi atau dengan cara–cara tertentu,” ujarnya lagi.

Pemko Sabang mengharapkan kegiatan ini dapat membawa manfaat dan sekaligus akan menjadi salah satu sarana yang tepat untuk mempromosikan pesona wisata, khususnya pesona taman laut Sabang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here