5 Oleh–Oleh Khas Aceh yang Wajib Kamu Beli Saat Bertandang

Aceh memiliki beragam pesona budaya dan alam yang menjadi daya tarik wisatawan. Kota yang terletak di ujung pulau Sumatera ini terkenal dengan julukan kota “Serambi Mekkah”. Selain budaya islam yang kental, Aceh memiliki beragam makanan khas yang memiliki cita rasa yang unik. Kuliner tradisional khas Aceh merupakan buah tangan yang tidak boleh terlewatkan jika Anda berkunjung ke kota ini.

Berikut oleh – oleh khas Aceh yang wajib dibawa pulang :

1.Kue Timphan
Kue yang berbahan dasar tepung ketan ini merupakan salah satu oleh – oleh yang wajib dibeli untuk keluarga di rumah. Keunikan kue ini dibuat dari ketan dan pisang raja yang membuat rasa menjadi manis dan legit. Kue Timphan memiliki beragam isian mulai dari parutan kelapa, pisang dan srikaya. Kue ini dijual dengan harga Rp 2000 saja dan dapat bertahan selama tiga hari di luar ruangan.

  1. Dendeng Rusa
    Dendeng khas Aceh memiliki keunikan sendiri dalam bahan baku yang digunakan. Dendeng yang biasanya terbuat dari daging sapi, dendeng khas Aceh ini menggunakan daging rusa sebagai bahan utama. Daging diolah dengan dipotong tipis – tipis lalu dikeringkan dan ditambah bumbu rempah – rempah. Dendeng Aceh menawarkan tiga rasa yaitu manis, asin dan kari yang membuat cita rasa dendeng sangat gurih dan menggugah selera. Dendeng rusa ini dibanderol dengan harga Rp 300.000 dan dapat bertahan sampai 3 – 4 bulan.
  1. Kue Bhoi
    Kue tradisional khas Aceh ini terbuat dari bahan dasar bolu yang dicetak bentuk ikan. Kue bhoi memiliki tekstur yang renyah dan lembut di dalam. Kue ini memiliki rasa yang manis dan gurih sehingga cocok untuk disantap dengan kopi. Kue bhoi sangat mudah dapat ditemukan di pasar tradisional atau toko oleh – oleh khas Aceh. Kue ini tidak menggunakan bahan pengawet namun dapat disimpan hingga berbulan – bulan.

4.Ayam Tangkap
Makanan tradisional ini menyajikan ayam yang dimasak dengan beragam rempah – rempah yang membuat rasa sangat gurih dan lezat. Ayam kampung menjadi bahan baku utama dalam pembuatan ayam tangkap. Kemudian ayam digoreng dengan bumbu rempah – rempah dan daun pandan. Proses pengolahan ayam ini membuat ayam tangkap memiliki harum rempah yang kuat dan rasa yang lezat untuk dinikmati dengan nasi hangat. Satu porsi ayam tangkap dijual dengan harga Rp 60.000 dengan kemasan plastik yang rapih sehingga aman untuk dibawa pulang.

5.Kopi Aceh
Berkunjung ke Aceh kurang lengkap rasanya jika tidak membawa kopi yang populer ini. Kopi Aceh sangat populer di kalangan wisatawan lokal hingga mancanegara. Kopi khas Aceh yang terkenal adalah Kopi Gayo dan Kopi Ulee Kareng. Kelebihan kopi khas kota ini memiliki aroma dan rasa yang membuat para pecinta kopi langsung jatuh cinta pada saat tegukan pertama. Lokasi terbaik untuk berburu Kopi Aceh dapat ditemukan di sepanjang Jalan Lamreung yang dikenal sebagai sentra oleh – oleh kopi Aceh.

Ditulis oleh Farah Nabila, Universitas Al Azhar, Jurusan Broadcasting and New Media, pada Program Magang Genpinas tahun 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here