4 Spot Cantik di Jalur Pendakian Gunung Semeru

Kabar gembira bagi para sobat pecinta gunung, pasalnya baru-baru ini tepatnya Kamis, 1 Oktober 2020 yang lalu gunung Semeru telah resmi dibuka kembali setelah sekian lama ditutup untuk pendakian dan segala aktivitas wisata gunung.

Puncak gunung yang menyandang predikat tertinggi di pulau Jawa, biasanya membutuhkan waktu 4 hingga 5 hari untuk sampai dan kembali dari puncak. Namun, di masa pandemi ini protokol kesehatan sangat di perhatikan, durasi waktu dan jumlah pengunjung pun sangat dibatasi, sobat. Eits, jangan risau! Bila waktu tak mencukupi untuk bisa mencapai Mahameru, sobat bisa menikmati 4 spot cantik nan indah di jalur pendakian Gunung Semeru. Yuk, simak lebih lanjut!


Ranu Pani


Sebuah danau di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang berada di lereng Gunung Semeru, Ranu Pani memang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Berkemah di Ranu Pani memang layak sekali untuk dicoba. Nah, bagi yang sudah pernah mendaki Gunung Semeru pasti sudah tahu kan, kalau Ranu Pani adalah start awal pendakian ke Gunung Semeru.


Ranu Kumbolo


Ranu Kumbolo sering kali di sebut surganya Semeru, sobat. Pesona alamnya tak ada duanya, benar-benar indah sekali! Bagi para pendaki, Ranu Kumbolo sudah tidak asing lagi. Tempat ini menjadi bascamp terfavorit para pendaki untuk beristirahat. Tak hanya itu saja, banyak orang yang menghabiskan waktu liburan dan rela melakukan trecking hanya supaya bisa bermalam di danau cantik ini, lho!


Tanjakan Cinta


Setelah melewati Ranu Kumbolo, sobat bisa menikmati keindahan Tanjakan Cinta. Tanjakan Cinta ini merupakan jalan setapak menuju bukit dengan kemiringan 45 derajat. Ada mitos yang terkenal di tempat ini. Konon, apabila pendaki mampu berjalan melewati Tanjakan Cinta tanpa menoleh, maka akan bejodoh dan cintanya abadi. Begitu sebaliknya, apabila pendaki di tengah perjalanan menoleh, konon hubungan percintaan yang sedang dijalani akan berakhir. Percaya tidak percaya, tidak sedikit para pendaki yang mencoba mitos ini, lho! Gimana, sobat percaya tidak?


Oro Oro Ombo


Tempat yang merupakan salah satu spot terbaik di Semeru dan tervaforit para pendaki. Oro-ombo ini adalah padang savana yang sangat luas. Pada musim tertentu para pendaki akan disuguhkan cantiknya bunga-bunga Verbena Brasiliensis yang menghampar berwana ungu, tak sedikit orang yang mengira bunga tersebut adalah bunga lavender. Oiya, bunga Verbena memang boleh dipetik untuk dijadikan objek foto. Namun, jika dipetik untuk dibawa pulang pastikan bunganya dimasukkan kantong ya, sobat! Supaya biji bunga tidak tersebar dan tumbuh di jalur pendakian Gunung Semeru karena hal tersebut bisa mengganggu jalanya para pendaki. Selain itu, dibalik kecantikannya bunga ini berpotensi merusak ekologi, sobat.

Nah, jika ingin berkunjung dalam waktu dekat ini, pastikan sobat memenuhi protokol kesehatan dan juga jangan lupa untuk memesan tiket pendakian H-3 ya!

Artikel ini ditulis oleh Zolanda Syafa’ati Arizas, Universitas Pancasila jurusan Ilmu Komunikasi, pada program magang Genpinas 2020

Sumber: https://www.google.com/amp/s/www.idntimes.com/travel/destination/amp/naufal-al-rahman-1/info-wisata-gunung-semeru-rute-dan-harga-tiket

https://www.google.com/amp/s/travel.tempo.co/amp/1391831/hari-pertama-pendakian-gunung-semeru-16-orang-setelah-itu-penuh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here